ISTANBUL (SIB)- Tujuh orang dilaporkan ditembak mati di sebuah perusahaan statistik, Turki Institute (TUIK). Perusahaan tersebut terletak di provinsi timur dari Kars. Dilaporkan TRT Haber, siaran radio milik negara, mantan karyawan TUIK yang dipecat disebut bertanggung jawab terhadap insiden ini. Seperti dilansir dari Reuters, Rabu (19/3/2014), usai menembak tujuh orang ini, orang tersebut lalu menembak dirinya sendiri setelah membunuh enam orang.
Sementara dilansir NBC, penembak yang diidentifikasikan seorang pria ini menembak karena dirinya habis dipecat. Setelah dipecat, pria tersebut kembali lagi ke kantornya dan langsung menembak enam orang temannya. "Seseorang yang diberhentikan dari pekerjaannya mengamuk dan menewaskan enam orang, sebelum akhirnya dia bunuh diri," kata Gubernur Kars, Eyup Tepe, dalam pernyataannya.
Sebuah video dari tempat kejadian menunjukkan unit taktis bersenjata berlindung di balik mobil yang diparkir, sebelum maju perlahan di jalan dekat kantor tersebut. Unit-unit ini dikirim ke tempat kejadian setelah polisi menerima laporan adanya penyanderaan. Tapi sandera tewas sebelum unit tiba di tempat kejadian. Pria itu dilaporkan dipecat menyusul penyelidikan internal di lembaga tersebut.
(Rtr/okz/h)Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 20 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.