Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 07 Juni 2026
Sejumlah Titik Jalan Negara Rawan Kemacetan di Tobasa

Pembangunan Jalan Balige By Pass Upaya dan Solusi Urai Kemacetan

- Jumat, 15 April 2016 19:16 WIB
864 view
Pembangunan Jalan Balige By Pass Upaya dan Solusi Urai Kemacetan
SIB/ Eduwart MT Sinaga
BUKA: Bupati Tobasa membuka rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Aula Mardemak Mapolres Tobasa, Selasa (12/4).
Tobasa (SIB)- Pembukaan jalan nasional Balige By Pass, salah satu upaya dari Pemkab Tobasa, guna memberikan jawaban atas solusi kemacetan arus lalu lintas di Balige. Selain itu, pembangunan jembatan tambahan di daerah Juara  Monang Kecamatan Balige, juga akan diupayakan, guna memberikan kenyamanan bagi para pengendara.

Hal itu disampaikan Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian saat pembukaan rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tobasa di Aula Mardemak Mapolres Tobasa, Selasa (12/4).

Pada rapat yang juga dihadiri Ketua DPRD Tobasa Ir Boike Pasaribu, Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian SH MH, Dandim 0210/TU diwakili Pamung Kapten  Arm Wasno, Sekdakab Tobasa Drs Audy Murphy Sitorus, Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Tobasa Parlaungan Sianipar, Kasat Lantas Polres Tobasa AKP Radu, Kadis PU Tobasa Bresman Simangunsong, Ketua Organda Tobasa, para camat se- Tobasa, Kapolsek se- Tobasa, Bupati Tobasa, menyebutkan, masalah kemacetan bukan tanggung jawab satu pihak saja akan tetapi menjadi tanggungjawab semua pihak.

“Kemacetan kota Balige terkhusus pada saat berlangsungnya pekan di hari Jumat, karena pasar tumpah, tentunya mendapat perhatian. Kecamatan ini tentunya bukan hanya dipengaruhi adanya pasar tumpah, akan tetapi juga dipengaruhi semakin banyaknya kendaraan yang ada di daerah ini. Tentunya  jalan Balige By Pass, merupakan salah satu solusi untuk mengurai kemacetan di Ibukota Kabupaten Tobasa ini,” sebut bupati yang baru menjabat kurang lebih dua bulan ini.

Dikatakannya, masalah kemacetan ini, di satu sisi karena terkait dengan sarana dan prasarana. Oleh karenanya, tambah Bupati, Pemkab Tobasa serius memperhatikan persoalan ini, khususnya jalan nasional. “Oleh karenanya, kita telah menghubungi pihak-pihak terkait dengan masalah ini,” sebut bupati.

Untuk pembangunan Balige By Pass sendiri, tambahnya kembali, telah dibicarakan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional, agar kiranya pelaksanaan Balige By Pass ini bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

“Pada tahun 2006 yang lalu, hal ini sebenarnya telah diprogramkan dengan desain panjang Balige By Pass 8,2 Km. Namun saat ini, setelah dilakukan survey, bahwa desain di tahun 2006 ini, tidak dimungkinkan dilaksanakan lagi, karena saat ini, daerah yang masuk desain 2006, sudah banyak yang menjadi pemukiman, jadi tidak mungkin lagi untuk dilakukan pembebasan lahan. Kini desainnya panjang Balige By Pass ini, sepanjang 11,6 Km,” papar Darwin.

Sebelumnya Kapolres Toba Samosir AKBP Jidin Siagian menyebutkan, masalah lalu lintas di Tobasa, bukan persoalan yang rumit dan sulit. Akan tetapi, bagimana mengubah mindset para pengguna jalan raya tersebut.

Turut menyampaikan sambutan, Ketua DPRD Tobasa Ir Boike Pasaribu dan mewakili Dandim 0210 TU. Sementara Kasat Lantas Polres Tobasa AKP Radu dalam paparannya menguraikan sejumlah titik jalan negara di daerah Tobasa yang rawan ataupun mengalami kemacetan ketika terjadinya pasar tumpah. Adapun titik rawan macet karena pasar berada di pinggir jalan negara, adalah Pasar Balige Kecamatan Balige, Pasar Laguboti Kecamatan Laguboti dan daerah Porsea Kecamatan Porsea. (F01/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru