Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Virus Mematikan Serang Ternak Babi Warga di Taput

- Senin, 20 Juni 2016 19:33 WIB
1.526 view
Virus Mematikan Serang Ternak Babi Warga di Taput
SIB/Bongsu Batara Sitompul
DISERANG VIRUS: Ternak babi milik seorang warga Desa Simanungkalit Kecamatan Sipoholon, yang dikurung di kandang diduga terserang Virus kolera babi.
Tapanuli Utara (SIB)- Virus mematikan  menyerang ternak babi warga di Kabupaten Tapanuli Utara. Sudah dua minggu terakhir ini, ratusan ternak babi milik warga mati secara tiba - tiba. Ironisnya, warga tidak mengetahui penyebab kematian ternak tersebut.

Seperti  diungkapkan seorang warga Desa Simanungkalit Kecamatan Sipoholon M Simanungkalit, kepada SIB, Minggu (19/6), sampai saat ini dirinya tidak mengetahui  penyebab ternak babi miliknya mati secara tiba-tiba.

" Kami pun merasa ini bukan virus biasa, tetapi yang kita sayangkan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnterkan) Taput, sama sekali tidak terjun ke setiap dusun maupun desa untuk meninjau ternak babi milik warga, " ujarnya.

Menurutnya, Disterkan tidak mau memberikan penyuluhan kepada warga terkait penyebab kematian ternak itu dan bagaimana cara mengatasinya.
Menindaklanjuti hal itu, Kepala Disterkan Taput Longgos Pandiangan yang dikonfirmasi lewat telepon selulernya menyampaikan, virus yang menyerang ternak babi itu yakni virus kolera dan sangat mematikan pada babi.

"Saat ini kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Provsu untuk memberikan bantuan vaksin mencegah terjangkitnya virus itu pada babi. Kita memang tidak menyediakan vaksin itu, tetapi kita sarankan kepada warga supaya segera memberitahukan kepada kita apabila ada ternak babi terserang virus itu, supaya kita bisa terjun ke lapangan", ujarnya.

Longgos juga mengimbau, apabila ada ternak babi warga mati secara tiba - tiba, jangan membuang ke sembarangan tempat, tetapi dikubur dengan baik supaya virusnya tidak cepat menyebar ke ternak yang lain. (E03/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru