Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 17 September 2026

Lubang di Jalinsum Aekkanopan Ancam Keselamatan Pengendara

- Jumat, 03 Februari 2017 22:35 WIB
404 view
Lubang di Jalinsum Aekkanopan Ancam Keselamatan Pengendara
SIB/Jepri Nainggolan
Lubang: Lubang di Jalinsum Aekkanopan dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan bagi pengendara roda dua, Kamis (2/2).
Aekkanopan (SIB)- Jalinsum yang menghubungkan Medan-Rantauprapat saat ini berlubang, sehingga membahayakan para pengendara sepedamotor yang melintasi badan jalan tersebut. Di Aekkanopan dekat tugu perbatasan Kabupaten Labura dan Asahan, tampak lubang menganga dan sangat riskan menimbulkan kecelakaan.Demikian pantauan SIB, Kamis (2/1).

Agus Mahendra (43) warga Aekkanopan yang sering melintasi jalan tersebut mengatakan, lubang tersebut sangat berbahaya. "Kita khawatir akibat jalan berlubang ini, warga yang melintas pada malam hari tiba-tiba terperosok dan terjatuh menyebabkan laka lantas. Inikan dampaknya bisa mengakibatkan pengendara mengalami luka ringan dan berat. Parahnya lagi, bisa menghilangkan nyawa orang. Kita harapkan kepada dinas terkait dapat segera melakukan perbaikan jalan yang berlubang ini, sebab jalan adalah sarana transportasi bagi masyarakat setiap hari mengeluarkan hasil buminya dan aktivitas yang lain. Artinya diminta atau tidak jalan tersebut cepat diaspal," harapnya.

Sementara itu, Dishub Kabupaten Labura saat dikonfirmasi mengatakan, perbaikan jalan tersebut bukan wewenang Dishub Kabupaten Labura. Jalinsum merupakan jalan nasional dan Dishub Kabupaten Labura hanya bertanggung jawab terhadap keselamatan pengguna jalan seperti pemasangan rambu-rambu. "Perbaikan jalan nasional bukan kewenangan kami. Diantara kewenangan kami seperti pengamanan lalu lintas saat masuk dan pulang sekolah.

Untuk keselamatan pengguna jalan, kami juga telah memasang guardrail di dekat jurang Aekburu, warning light dan road barrier di beberapa tempat," ujar Bolivar Silalahi ST, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Labura. (D23/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru