Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 17 September 2026

Jalan Provinsi di Ombolata Gunungsitoli Berlubang, Warga Minta Segera Diperbaiki

Normalius Gori - Kamis, 17 September 2026 16:01 WIB
158 view
Jalan Provinsi di Ombolata Gunungsitoli Berlubang, Warga Minta Segera Diperbaiki
(Foto: harianSIB.com/Normalius Gori)
Jalan Provinsi di Desa Ombolata berlubang menganga, ancam keselamatan warga, Kamis (17/9/2026).

Gunungsitoli(harianSIB.com)

Kondisi jalan Provinsi berlubang di kawasan Ombolata, Kota Gunungsitoli, menjadi perhatian warga. Lubang yang berada di badan jalan tersebut terlihat cukup besar dan berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan yang melintas.

Dari pantauan di lokasi, lubang berada di salah satu sisi badan jalan yang cukup ramai dilalui kendaraan. Bahkan, sebuah ban bekas tampak diletakkan di sekitar lubang sebagai tanda bagi pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas.

Seorang warga, Delis, saat diwawancarai jurnalis harianSIB.com, Kamis (17/9/2026), mengatakan ruas jalan tersebut merupakan akses yang menghubungkan wilayah Gunungsitoli menuju Kabupaten Nias Utara dan cukup sering dilalui masyarakat.

"Jalan ini dari Gunungsitoli menuju Nias Utara, Bang. Ini salah satu akses vital yang sering dilalui warga," ujar Delis.

Baca Juga:
Menurut Delis, kondisi lubang tersebut semakin membahayakan ketika malam hari dan saat hujan deras. Minimnya jarak pandang membuat pengendara dinilai perlu lebih waspada agar tidak terperosok ke bagian jalan yang rusak.

"Kebetulan lubangnya sebesar ban mobil Fuso, Bang. Sering terjadi kecelakaan, terutama saat malam hari dan hujan deras," katanya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
2019, Puluhan Km Jalan Provinsi Labura-Tobasa Ditargetkan Bisa Dilalui Kendaraan Roda Empat
Pemko Gunungsitoli Serahkan Draft KUA/PPS ke DPRD
Jalan Provinsi di Sipintuangin Simalungun Butuh Perbaikan
Pemkot Gunungsitoli Renovasi Rumah Adat Secara Bertahap
Jalan Provinsi di Raya Simalungun Longsor
Hanya 3 Peserta Lulus Passing Grade, Pemko Gunungsitoli Koordinasi ke Menpan
komentar
beritaTerbaru