Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026
TNI dan Dirjen Kementan Turun ke Persawahan

Tahun Ini Pemkab Tapteng Targetkan 6.360 Ha Sawah Berproduksi

- Selasa, 30 Mei 2017 20:31 WIB
695 view
Tahun Ini Pemkab Tapteng Targetkan 6.360 Ha Sawah Berproduksi
SIB/Helman Tambunan
BERSAMA PETANI: Dandim 0211/TT Lektol Inf Corri Sigalingging bersama Indra Rochmadi dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian dan Kadis Ketahanan Pangan Bonaparte Manurung dan masyarakat foto bersama usai memberikan penyuluhan kepada p
Tapteng (SIB) -Dandim 0211/TT Lektol Inf Corri Sigalingging bersama Indra Rochmadi dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian dan Kadis Ketahanan Pangan Tapanuli Tengah Bonaparte Manurung, turun ke persawahan di Desa Sigambo-gambo Kecamatan Barus, Sabtu (27/5).

Kehadiran personil TNI dan aparatur pemerintahan itu untuk memberikan penyuluhan pola tanam serentak sebagaimana program pemerintah mewujudkan swasembada pangan pertanian.  Pada kesempatan itu petani diajari memanfaatkan alat-alat pertanian yang dapat mempercepat  penanaman padi.

"Tahun ini Pemkab Tapteng menargetkan 6.360 Ha sawah berproduksi," kata Indra seraya mengapresiasi peran Kodim 0211/TT dalam memberikan pendampingan.

Sementara itu Dandim 0211/TT menegaskan kesiapan personil Babinsa untuk membantu petani memberikan pendampingan menyukseskan program swasembada pangan. "Setiap saat kita siap membantu mengatasi kendala di lapangan termasuk dalam pendistribusian pupuk dan bibit bila diperlukan," terangnya.

Dikatakan, Kodim 0211/TT telah menerima 13 handtraktor, mesin pompa air, mesin tanam pertanian, jonder, alat tanam supaya dipakai petani dalam mengolah areal pertanian. "Silahkan disampaikan ke Babinsa untuk pemakaian alat pertanian ini dan tidak dikenakan biaya," tukasnya.

Kadis Ketahanan Pangan Bonaparte Manurung mengatakan untuk menyikapi ketahanan pangan ada bantuan benih dari BUMN untuk kelompok tani. "Harapan kita pola tanam dapat tercapai dua hingga tiga kali panen dalam setahun, atau minimal 2 kali setahun," ucap Bonaparte. (G05/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru