Rantauprapat (SIB) -Kejaksaan Negeri Labuhanbatu menggelar lomba pidato tentang anti korupsi tingkat SLTA sederajat dalam menyambut peringatan hari anti korupsi internasional tahun 2017, Kamis (7/12), di Aula Kantor Kejari tersebut. Lomba pidato bertema: Bergerak Bersama Memberantas Korupsi untuk Mewujudkan Masyarakat yang Sejahtera itu diikuti 10 pelajar berbakat dari berbagai sekolah.
"Lomba pidato anti korupsi ini untuk menumbuhkembangkan semangat generasi muda dalam memberantas korupsi," ungkap Kajari Labuhanbatu Setyo Pranoto didampingi Kasi Pidsus Muhammad Husairi, Kasubbagbin Reka Wati dan jaksa fungsional Maulitasari Siregar.
Menurutnya, dengan menggerakkan semangat genarasi muda dalam anti korupsi dapat mencetak genarasi yang berkarakter cerdas dalam memimpin bangsa Indonesia ke depan.
"Dalam lomba pidato ini, peserta adu strategi bagaimana langkah atau langkah apa yang dilakukan genetasi muda untuk pencegahan korupsi," ujar Setyo.
Ia juga menyebut pemenang lomba pidato ini akan dibawa ke even-even di Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara.
"Pemenang lomba pidato ini akan saya bawa ke even-even resmi di Pemkab Labuhanbatu dan Labura," sebutnya.
Kasi Pidsus Kejari Labuhanbatu M Husairi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam memperingati hari anti korupsi internasional yang jatuh pada 9 Desember setiap tahunnya.
Kriteria penilaian yang dilakukan juri, antara lain penampilan, materi/isi pidato, intonasi, mimik, penghayatan dan strategi terkait masalah korupsi dan pemberantasannya.
Hasilnya, juara 1 Kris Junian dari SMA Panglima Polem Rantauprapat, juara 2 Fatiah SMAN 1 Rantau Selatan dan juara 3 Novel Hiskia Simanjuntak SMAN 2 Rantau Utara.
Juara harapan 1, Aida Fitri Nur Ritonga dari SMA Yapim Rantauprapat, juara harapan 2 Fitria Cahyani dari SMAN 3 Rantau Utara dan juara harapan 3, Ardiansyah Putra dari SMAN 1 Rantau Utara.
(BR6/f)