Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 24 April 2026

Tanaman Jeruk di Simalungun Atas Signifikan Tingkatkan Ekonomi Petani

Mey Hendika Girsang - Jumat, 24 April 2026 18:46 WIB
91 view
Tanaman Jeruk di Simalungun Atas Signifikan Tingkatkan Ekonomi Petani
Foto : harianSIB.com/Mey Hendika Girsang
JERUK : Tanaman jeruk di Simalungun Atas meliputi Kecamatan Silimakuta, Purba, Dolok Silau dan Pematang Silimahuta signifikan meningkatkan eknomi petani. Foto dipetik, Jumat (24/04/2026) di perladangan Silimakuta.

Simalungun(harianSIB.com)

Tanaman jeruk di Simalungun Atas meliputi Kecamatan Silimakuta, Purba, Dolok Silau dan Pematang Silimahuta kian hari kian meningkat. Hampir di setiap perladangan warga tanaman jeruk sudah ada. Langkah ini ditempuh petani lantaran buah jeruk memiliki nilai ekonomi tinggi.

"Harga jeruk di tingkat petani minimal Rp 4.000 hingga Rp 4.500 per kilogram. Harga itu termasuk anjlok dan jarang terjadi. Harga mahal bisa mencapai Rp 15.000 sampai Rp 17.000 per kilogram. Harga normal dikisaran Rp 7.000 sampai Rp 8.500 per kilogram. Itu artinya, tanaman jeruk ini signifikan meningkatkan ekonomi petani," kata petani jeruk Silimakuta, Roni Tarigan, Jumat (24/04/2026).

Roni mengatakan, usia 2,5 sampai 3 tahun jeruk sudah panen dengan tingkat produksi sekira 15 sampai 20 Kg per batang jika pengurusannya dilakukan dengan baik sejak awal tanam. Jika dikalikan dengan harga normal, petani sudah untung.

"Tingkat produksi ini masih tergolong biasa saja. Bisa juga mencapai 35 sampai 50 Kg per batang. Ketika panen perdana tiba, hasilnya sudah mampu mengembalikan biaya produksi. Panen selanjutnya, tinggal menikmati hasilnya," imbuh Roni

Baca Juga:
"Jika dikalikan dengan harga Rp 7.000/Kg, maka hasil penjualan per batang Rp 125.000 dengan kategori tingkat produksi 25 Kg per batang. Nah, jika tingkat produksi 1 ton, sudah menghasilkan Rp 7 juta. Hasil ini jika dikalikan dengan harga jeruk keadaan normal. Dalam satu tahun jeruk bisa panen 2 atau 3 periode," tambahnya.

Demikian juga dikatakan petani jeruk lain, di antaranya Ruben Purba dan Maslan Saragih. Disebut, petani di Simalungun Atas sudah banyak menikmati hasil jeruk dengan perubahan ekonomi yang sangat drastis. Dulunya kehidupan biasa-biasa saja. Saat ini, rata-rata petani yang telah panen jeruk sudah memiliki mobil dan rumah gedung.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dorong Jeruk Karo ke Pasar Dunia, Pemkab Karo Bahas Hilirisasi Berbasis Smart Cold Storage
Masyarakat Dambakan Perbaikan Jalan Sondiraya Simalungun
Truk Pengangkut Jeruk Asal Jawa Tengah Terbalik di Simalungun
Hama Lalat Buah Ganas Menyerang Tanaman Jeruk di Silimakuta
Jalan Rusak di Raya Hambat Angkutan Hasil Pertanian
Mobil Pencuri Buah Jeruk di Nagasaribu Simalungun Dirusak Massa
komentar
beritaTerbaru