Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 10 Agustus 2026

BKAG Gelar Seminar Kebangsaan dan Bahaya Narkoba

- Jumat, 22 Desember 2017 17:37 WIB
561 view
BKAG Gelar Seminar Kebangsaan dan Bahaya Narkoba
SIB/Rimpun H Sihombing
ULOSI : Usai diulosi, Wali Kota Tebingtinggi yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Jumpa Ukur Sembiring berfoto bersama Ketua BKAG Pdt Hotler Lumbantoruan, Anggota DPRD Ogamota Hulu, Jaksa Yoyok AS, Kasat Narkoba AKP Dedy Dharma dan BPH BK
Tebingtinggi (SIB) -Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Kota Tebingtinggi melaksanakan seminar bertopik kebangsaan, pendidikan, bahaya Narkoba dan HIV-AIDS yang di hadiri sekitar dua ratus orang pemuda kristiani dari berbagai denominasi gereja se-Kota Tebingtinggi, Kamis (21/12) di Gedung Hj Sawiyah Jalan Sutomo kota setempat.

Wali Kota Tebingtinggi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Jumpa Ukur Sembiring menyampaikan bahwa tindakan radikalisme belakangan ini cukup marak terjadi di Indonesia dan mulai mengusik rasa kebangsaan. "Oleh karena itu, ancaman radikalisme yang salah satunya memanfaatkan jalur pendidikan mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi harus mendapatkan perhatian serius dari kita semua, terlebih pemerintah dan pelaku pendidikan di Indonesia", jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, jika pendidikan dan pembentukan karakter dalam keluarga telah kuat, maka seseorang juga dapat terhindar dari bahaya Narkoba dan seks bebas. Penggunaan Narkoba berperan penting dalam penularan HIV, Karena seseorang yang berada di bawah pengaruh Narkoba lebih cenderung melakukan perilaku beresiko, seperti melakukan seks bebas dengan orang yang terinfeksi dan berbagi Narkoba atau alat suntik dengan orang yang memiliki HIV. "Oleh karena itu, melalui acara ini, saya mengharapkan kita dapat  lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap Narkoba. Jagalah keluarga dan lingkungan kita dari bahaya penggunaan Narkoba. Tanpa Narkoba, generasi bangsa dapat meraih cita-citanya dan berkontribusi pada pembangunan Indonesia di masa depan," harapnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD yang diwakili Ogamota Hulu mengapresiasi BKAG yang telah turut berperan membantu pemerintah mengatasi penyakit yang merusak generasi muda bangsa. Dia juga menyampaikan bahwa DPRD akan tetap mendukung setiap program kemasyarakatan. "Dengan kegiatan seminar ini, diharapkan pemuda menjadi duta-duta yang dapat menyampaikan bahaya Narkoba dan HIV-AIDS di gereja masing-masing," imbaunya.

Sementara, Ketua BKAG Pdt Hotler Lumbantoruan STh mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah kota kepada warga kristiani yang ada di Kota Tebingtinggi. Disampaikan juga bahwa kegiatan seminar ini merupakan program kerja BKAG yang telah ditetapkan Juni 2017 lalu, meskipun
pelaksanaannya di bulan Desember. "Untuk itu, melalui seminar ini kita melakukan tugas kita sebagai gereja. Karena, tugas gereja adalah menyelesaikan persoalan-persoalan sesuai topik kita ini. Stop pembiaran, karena gereja peduli akan generasi muda bangsa", ujarnya.

Seminar ini menghadirkan nara sumber Jaksa Yoyok Adi Syahputra  dari Kejaksaan Negeri, Kepala BNNK Kompol Bambang Rubianto, Kasat Narkoba Polres Tebingtinggi AKP Dedy Dharma dan mendengarkan kesaksian Ps Matt Gulacci, seorang mantan pecandu Narkoba yang sekarang telah bertobat dan aktif melayani dari Team Australian Ministry, tim yang datang dari Perth Australia. (C02/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru