Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 08 Juni 2026

Sempat Hilang Akibat Gelombang Laut, Dua Anggota TNI Ditemukan Selamat di Pulau Pini

- Senin, 16 Juli 2018 17:27 WIB
3.941 view
Sempat Hilang Akibat Gelombang Laut, Dua Anggota TNI Ditemukan Selamat di Pulau Pini
SIB/Hasan Hia
KORBAN: Anggota TNI AD bersama penumpang lainnya yang terdampar di Pulau Pini Nisel kembali ke keluarga dengan selamat, Minggu (15/7).
Nias Selatan (SIB)- Dua prajurit TNI yang bertugas di Koramil 13/Pulau Pulau Batu, Serda Syukur Simangunsong, Serda Harpen Simangunsong dan Bagas Simangunsong anak Serda Syukur, bersama Icai dan Zaki operator speadboat sempat dikabarkan hilang selama 17 jam saat menempuh perjalanan Pulau Tello menuju Telukdalam, Sabtu (14/7).

Insiden itu pun sontak membuat jagad media soal menjadi ramai, terlebih karena akhir-akhir ini banyak insiden kecelakaan laut disebabkan cuaca ekstrim.
Sesuai pernyataan yang dikeluarkan Kodim Nias, pada Sabtu 14 juli 2018 pukul 12:00 WIB, Danramil 13/ Pulau Pulau Batu Kapten Inf Yulieti Nazara ditelepon oleh Dandim Letkol Inf Y Reymon RS Purba MTr untuk memberangkatkan anggota atas nama Serda Syukur Simangungsong ke Telukdalam (Pulau Nias) dikarenakan jadwal kapal berangkat Pulau Telo-Telukdalam berangkat Sabtu, Serda Syukur Simangunsong akan mengikuti Pengarahan Presiden Joko Widodo pada tanggal 17 Juli 2018 di Jakarta.

Sementara kapal Feri dari Pulau Tello ke Telukdalam sudah berangkat pukul 10:00 Wib sehingga Serda Syukur berangkat bersama Serda Harpen dan anaknya Bagas Simangunsong menggunakan speed boat 2 mesin 40 PK dikemudikan Icai dan Zaki untuk mengejar Feri.

Pada Sabtu pukul 17:00 WIB Kapal Feri berlabuh di Telukdalam setelah menempuh perjalanan selama 7 jam, Dandim 0213/Nias bersama aggotanya mengecek Serda Syukur Simangunsong tidak ada di dalam Kapal Feri tersebut, dan hingga pukul 23:00 WIB speedboat yang ditumpangi belum kunjung tiba di Telukdalam. Diperoleh informasi bahwa terjadi badai di tengah laut.

Pukul 17:00 Wib Dandim Koordinasi dengan Basarnas Nias dan Danlanal Nias, namun rencana pencarian akan dilakukan pagi harinya dikarenakan cuaca badai.       

Hingga Minggu (15/7) pukul 10:05 WIB Dandim mendapat informasi bahwa korban telah ditemukan oleh kapal nelayan jenis pukat cincin dalam keadaan selamat di Pulau Pini, sedangkan speed boat mereka terbalik.

Setelah berkoordinasi dengan Danlanal Nias untuk melaksanakan penjemputan, sekitar pukul 15:20 WIB dilaporkan korban sudah bersama tim dan diantar kepada keluarga masing-masing dalam keadaan aman dan sehat.

Informasi dari Seksi Operasi Lanal Nias, Sihombing, rombongan yang memulai perjalanan dari Tello dihadang badai yang datang dari arah barat, sehingga speadboat terdampar ke arah Pulau Pini, hingga ujungnya rombongan terbawa arus ke Pulau Bais. Speadboat terbalik namun penumpang selamat ke daratan.
Kapolres Nisel melalui Waka Kompol Bonggas Simarmata membenarkan kejadian tersebut. "Speed boat yang ditumpangi dua anggota Koramil Pulau Pulau Batu Nisel bersama penumpang lainnya terbalik di tengah lautan. Selama 17 jam terombak ambing gelombang laut dan akhirnya terdampar di Pulau Pini dengan keadaan selamat. (Dik-HH/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru