Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 06 Agustus 2026

Warga Pertanyakan Pasar Tiga Raja Parapat Tidak Kunjung Direvitalisasi

- Senin, 03 September 2018 21:53 WIB
734 view
Warga Pertanyakan Pasar Tiga Raja Parapat Tidak Kunjung Direvitalisasi
SIB/Linggom Parhusip
DILUAR: Para pedagang, semenjak tahun 2015 terpaksa berjualan di luar karena Pasar Tradisional Tiga Raja Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun tidak berfungsi, Sabtu (1/9).
Parapat (SIB) -Warga Parapat mempertanyakan keadaan Pasar Tradisional Tiga Raja Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun, yang hingga saat ini tidak kunjung direvitalisasi, padahal sebelumnya sudah disosialisasikan pada Juni 2018 yang lalu.

Hal tersebut dikatakan warga marga Manurung dan Aritonang di Pasar Tradisional Tiga Raja Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Parapat Simalungun kepada SIB, Sabtu (1/9).

Manurung mengatakan, perwakilan para pedagang dari Pasar Tradisional Tiga Raja sudah menghadiri sosialisasi rencana revitalisasi pada Juni lalu, namun hingga saat ini wujud pembangunan belum ada. "Kami bingung hingga saat ini belum ada aksi dari instansi terkait untuk merevitalisasi pekan Tiga Raja, padahal rencana yang kami dengar tahun ini sudah dibangun, kami selalu bertanya-tanya kapan akan dimulai," ujar mereka.

Dikatakannya, semenjak pembangunan Pasar Tiga Raja selesai di tahun 2015 namun hingga saat ini belum ditempati, karena dinilai tidak layak sehingga para pedagang terpaksa menggunakan lorong dan bahu jalan untuk berjualan membuat situasi jalan semraut, macet dan kumuh.

"Parapat kota Pariwisata, namun Pasar Tiga Raja yang merupakan lokasi perbelanjaan dan sebagai tempat dermaga penyeberangan menuju Samosir, sepertinya tidak mendukung pariwisata karena semraut dan kerap menimbulkan kemacetan akibat tidak berfungsinya gedung yang telah dibangun, siapa lagi yang mau ke sini kalau kondisinya seperti ini," ungkap Aritonang.

Ditambahkan Aritonang, menurut pertemuan, revitalisasi Pasar Tiga Raja sudah ditenderkan Juni 2018 lalu, namun tidak tahu kenapa hingga bulan ini belum ada tanda-tanda pembangunan padahal tinggal beberapa bulan lagi memasuki tahun 2019, kapan lagi akan selesai dan berfungsi.

Manurung dan Aritonang berharap kepada instansi terkait agar pasar tradisional Tiga Raja segera direvitalisasi, sehingga para pedagang memiliki tempat tanpa harus mengganggu  kelancaran arus lalu lintas dan situasi di pasar tertata dengan rapi. (D13/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru