Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Desember 2025

Camat Sidamanik : Ikrar Sumpah Pemuda Harus Selalu Diingat Para Generasi Muda

- Kamis, 18 Oktober 2018 15:14 WIB
323 view
Sidamanik(SIB)- Menyambut Hari Sumpah Pemuda yang sudah menginjak 90 tahun, Camat Sidamanik Juliana F Simarmata MSi mengatakan, agar ikrar Sumpah Pemuda itu harus selalu diingat para generasi muda. Hal itu disampaikannya kepada SIB, Rabu(17/10) di kantornya.

Juliana menuturkan ikrar Sumpah Pemuda memang harus dijiwai sebagai janji pemuda kepada bangsa dan negara Indonesia. Pejuang-pejuang kita sudah memerdekakan bangsa ini dengan darah dan air mata. Oleh sebab itu, generasi muda saat ini harus mampu melanjutkan perjuangan para pejuang kita 90 tahun yang lalu.

Dikatakan Juliana, sesuai dengan ikrar Sumpah Pemuda dan falsafah Bangsa Indonesia yakni 'Bhinneka Tunggal Ika' 
Walaupun beda suku, agama, bahasa, budaya, ras yang artinya berbeda-beda, namun tetap satu. "Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu harga Mati, seperti slogan Proklamir kita Bung Karno "Beri aku 1000 orang Tua Niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya,  Beri aku 10 pemuda Niscaya akan kuguncang Dunia", katanya.

Lebih lanjut dikatakan Camat, nilai-nilai Sumpah Pemuda perlu kita tanamkan dalam kehidupan kita sehari hari, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, Instansi tempat bekerja dan di dalam masyarakat. Disamping itu, kita harus ikut serta dalam kegiatan yang sifatnya membangun kemajuan masyarakat dan yang perlu diingat, kita bebas berpendapat, tidak melanggar norma-norma, sopan, bebas beraktivitas, bebas tapi beradab, mengakui kelebihan dan kelemahan orang lain dan tidak mudah mengkritik orang lain," katanya.

Ditambahkan Juliana, pemuda itu harus menjadi garda terdepan di negara ini. Semangatnya harus terus membara dan tidak boleh pudar. Walaupun zaman era globalisasi sekarang ini harus diimbangi dengan melakukan hal-hal yang positif. Selain itu, para generasi muda saat ini diharapkan tidak mudah terpengaruh akan berita Hoax, karena Hoax itu bisa memecah belah Ikrar Sumpah Pemuda tahun 1928. Selain itu, tali persaudaraan juga akan hancur, dengan begitu, Ikrar Sumpah Pemuda yang sudah menginjak 90 tahun akan sia-sia. "Bayangkan saja bagaimana upaya generasi muda kita dulu berkumpul di Jakarta hanya untuk mengikrarkan Sumpah Pemuda," ungkapnya.

Untuk itu, Juliana mengajak para generasi muda mengingat Ikrar Sumpah Pemuda yang sudah disepakati pejuang 90 tahun yang lalu, tutupnya. (D14/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru