Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Jalan Perbatasan Desa Raya Bosi-Simbou Simalungun Tertimbun Tanah Longsor

- Jumat, 19 Oktober 2018 21:52 WIB
618 view
Jalan Perbatasan Desa Raya Bosi-Simbou Simalungun Tertimbun Tanah Longsor
SIB/Jheslin M Girsang
GOTONG-ROYONG: Warga bergotong-royong menyingkirkan tanah longsor yang menimbun badan jalan di perbatasan Desa Raya Bosi dan Desa Simbou Kecamatan Raya Kabupten Simalungun, Kamis (18/10).
Simalungun (SIB) -Tanah longsor menutupi badan jalan di perbatasan Desa Raya Bosi-Desa Simbou Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun, Rabu (17/10) sekira pukul 23.00 WIB. Dampaknya, arus lalulintas lumpuh total. 

Pasca musibah itu, ratusan warga bergotong-royong menyingkirkan timbunan tanah dari badan jalan. Walaupun dilakukan secara manual dengan menggunakan cangkul, antusiasme warga mendapat apresiasi dari aparatur pemerintah desa. 

"Kurang lebih 300 warga dari Desa Raya Bosi dan Simbou semangat bergotong-royong. Itu sebagai bentuk kepedulian bersama untuk membuka kembali akses jalan," tutur Pangulu (kepala desa) Raya Bosi, Bima Wiliamer Sinaga di lokasi longsor tersebut, Kamis (18/10). 

Jalur lintasan itu sangat vital digunakan masyarakat, sebagai penghubung Desa Raya Bosi, Simbou, Bahapal Raya, Sondi Raya sampai ke pusat perkotaan Pamatangraya. 

Menurut Wiliamer, longsornya tanah dari perbukitan hingga menimbun badan jalan terjadi di saat hujan gerimis. Namun panjang longsor mencapai 30 meter, lebar 7 meter dan tinggi 4 meter. 

"Untuk sementara, tidak bisa dilewati kendaraan. Akses jalan tertutup total," ujarnya. 

Setelah bergotong-royong selama kurang lebih 3 jam, sebagian gundukan tanah berhasil dibersihkan. Kendaraan roda 2 sudah bisa melewatinya. Namun kendaraan roda 4 belum dapat melintasi, membuat pengangkutan hasil-hasil pertanian terkendala. 

Pangulu mengutarakan, mayoritas penduduk setempat menggantungkan pekerjaan pada sektor pertanian. Akibat longsor tersebut, aktivitas warga menjadi terganggu. Lewat gotong-royong, diharapkan jalur lintasan itu dapat berfungsi kembali seperti biasanya. (D05/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru