Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 07 Mei 2026

Jalan Kapten Selamat Ketaren Kabanjahe akan Diperlebar

Redaksi - Minggu, 19 Januari 2020 15:54 WIB
370 view
Jalan Kapten Selamat Ketaren Kabanjahe akan Diperlebar
Foto: SIB/Dok
UKUR JALAN : Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kepala Dinas PUPR Edward Pontianus Sinulingga, Camat Kabanjahe Leo Girsang, Kabid Bina Marga Hendra Mitcon Purba melakukan pengukuran jalan Kapten Selamat Ketaren untuk d
Tanah Karo (SIB)
Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bapeda Nasib Sianturi, Kepala Dinas PUPR Edward Pontianus Sinulingga, Kabid Bina Marga Hendra Mitchon Purba dan Camat Kabanjahe Leo Girsang SSTP melakukan pengukuran ruas jalan Kapten Selamat Ketaren untuk diperlebar 8 meter lagi sepanjang 400 meter dari Zentrum ke Tugu Adipura Simpang Enam Kabanjahe, Jumat (17/1).

Menurut Terkelin, untuk pembenahan trotoar, drainase, pembangunan taman, serta pelebaran jalan protokol di Kota Kabanjahe menjadi kewenangan Pemkab Karo, termasuk pelebaran Jalan Kapten Selamat Ketaren Kabanjahe. Tujuannya untuk mengurai kemacetan jalan yang sering mengganggu akses lalulintas mobil ambulance milik RSU Kabanjahe.

"Mengingat RSU Kabanjahe berada di Jalan Kapten Selamat Ketaren, jadi hal itu dipandang penting sekali, tentunya juga untuk menata keindahan kota Kabanjahe. Selain pelebaran, pembenahan trotoar dan drainase juga akan dilakukan di kota Kabanjahe dan Berastagi," imbuh bupati.

Kepala Dinas PUPR Edward Pontianus Sinulingga menambahkan, saat ini lebar jalan Kapten Selamat Ketaren 9 meter dua jalur, akan diperlebar 8 meter lagi, mengingat masih ada lahan kosong di sebelah kiri jalan yang masih milik Pemkab Karo. Nantinya jalan ini menjadi 17 meter dan akan dibuat lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kolom pembatas jalan serta trotoar kiri kanan jalan, sehingga akan memperindah kota Kabanjahe, jelasnya.

Setelah kita cek dan lakukan pengukuran, tidak ada rumah permanen milik warga yang terkena dampak pelebaran, kecuali kanopi sejumlah warung dan kios. Setelah kami hitung jumlahnya sekitar 5 warung dan 1 kanopi usaha perbengkelan dan 3 kanopi rumah makan, 1 bangunan papan usaha kedai kopi serta 2 bangunan seng warga yang menjorok ke depan," terangnya. (K01/f)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru