Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 07 Mei 2026

Harga Jagung Mulai Naik di Karo

Redaksi - Minggu, 19 Januari 2020 16:04 WIB
929 view
Harga Jagung Mulai Naik di Karo
Foto: SIB/Dok
JAGUNG : Hasil panen jagung milik beberapa petani siap digiling di salah satu gudang di Desa Perbesi Tigabinanga. Foto dipetik, Jumat (17/1).
Tanah Karo (SIB)
Harga jagung pipil mengalami kenaikan sejak pertengahan Januari 2020 di Kabupaten Karo. Petani jagung menyambut baik atas kenaikan harga jagung tersebut, karena awal Februari 2020 diperkirakan panen raya di wilayah Tigabinanga, Lau Baleng dan Mardingding.

Warga Tigabinanga, Sabta Sebayang yang juga Sekretaris Komunitas Jagung di Kabupaten Karo dan petani jagung Desa Pebulan David Nainggolan kepada wartawan, Sabtu (17/1) mengatakan, sejak Kamis (9/1) harga jagung pipil naik dari Rp3.300/Kg menjadi Rp3.650/Kg. Kemudian Senin (13/1) kembali naik menjadi Rp4.000/Kg.

"Masyarakat sangat bersyukur atas kenaikan harga jagung saat ini, apalagi panen raya di wilayah sentra penghasil jagung Tanah Karo di wilayah "singalor lau" dan sekitarnya akan mulai," kata Sabta.

Disinggung tentang hasil produksi jagung per hektare panen saat ini, diakui Sebayang mengalami penurunan. Biasanya mencapai 7-8 ton/Ha. Tapi tahun ini mengalami penurunan menjadi rata-rata 6-7tin/Ha. Penyebabnya akibat serangan hama ulat dan serangan tikus saat mulai tanam bibit sampai masa menjelang panen raya, jelas Sebayang.

Sementara itu, Andi Ginting selaku pengirim jagung ke gudang Medan mengakui harga jagung cukup bervariasi sesuai kadar airnya. Untuk wilayah Lau Baleng sendiri, harga jagung kering mencapai Rp 4.000 - 4.200/Kg. Berbeda dengan harga jagung basah, ungkapnya. (K01/f)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru