Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 18 Juni 2026

Tokoh Masyarakat Minta Kalender Pemkab Simalungun Ditarik

*Ada Tertulis Dalam Teks Gambar Kata yang Tidak Etis Dicetak
- Jumat, 24 Januari 2014 11:01 WIB
507 view
Tokoh Masyarakat Minta Kalender Pemkab Simalungun Ditarik
Medan (SIB)- Tokoh masyarakat Simalungun Aziz Damanik meminta supaya kalender Pemerintah Kabupaten Simalungun 2014 ditarik dari masyarakat karena bisa mempengaruhi stabilitas kebhinekaan di Simalungun. Pemkab, Kesbangpol Linmas dan Humas Kadis Kominfo Simalungun harus dapat menarik kalender tersebut. Karena dalam teks foto di halaman terakhir untuk bulan November-Desember ada tertulis dalam teks gambar kata yang tidak etis dicetak.

Ditambahkan Aziz, teks foto tersebut yaitu: Bupati Simalungun JR Saragih SH, MM bersama FKPD, Sekda dan para nazis masjid, bilal mayit, penggali kubur, anak yatim se-Kecamatan Tanah Jawa. “Harusnya bukan kata nazis tapi nazir (pengurus mesjid), karena nazis itu bagi kami adalah kotoran atau sesuatu yang tidak layak, padahal kami pengurus mesjid, jadi saya meminta kalender tersebut harus ditarik,” kata Aziz sambil menunjuk kalender saat berkunjung ke Kantor SIB di Medan, Selasa (21/1).

Menurutnya, Bupati Simalungun JR Saragih harus menindaklanjuti yang mencetak kalender tersebut, yang bisa merusak citra bupati yang selama ini komitmen dengan kebhinekaan di Simalungun yang selalu menghargai seluruh umat beragama.

“Dan saya memilih JR Saragih karena beliau menciptakan kesejahteraan masyarakat, membangun atas dasar kebhinekaan dan sepenuhnya memahami makna semboyan Bhineka Tunggal Ika,” kata Aziz mantan Ketua Kelompok Sumber Daya Alam (KSDA) Simalungun.

“Jika kalender tersebut tidak ditarik maka dapat menimbulkan konflik suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) yang mengganggu stabilitas keamanan kalau bisa yang mencetak kalender tersebut harus memperbaikinya dan mencetak ulang kembali dengan menggunakan kata yang benar,” kata Aziz yang menjadi tim pemenangan JR Saragih SH,MM-Hj Nuriaty Damanik SH.

Sementara Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Simalungun Mixnon A Simamora SIP ketika dikonfirmasi, Kamis (23/1) terkait soal adanya kata yang salah cetak dalam kalender Pemkab Simalungun mengatakan, mohon maaf atas kesalahan cetak tulisan yang ada di dalam kalender. Setelah kita koreksi ada kesalahan cetak, pihaknya telah menginformasikan kepada Camat, Lurah maupun Pangulu (Kepala Desa) untuk memperbaiki kata yang salah dalam penulisan maupun menarik kalender dimaksud.

“Kami akan menarik halaman kalender yang memuat kesalahan cetak tersebut, dan dalam waktu dekat pihaknya akan membagikan kalender yang sudah mendapat perbaikan karena saat ini lagi dalam proses di percetakan. Namun sekali lagi saya sampaikan bahwa pihaknya mohon maaf atas adanya kesalahan cetak di dalam isi kalender tersebut dan tidak ada maksud untuk menyakiti hati masyarakat,” kata Simamora. (Dik5/C17/h)

 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru