Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Masyarakat Tebingtinggi Unjuk Rasa ke DPRD

* Tuntut Petanggungjawaban Kinerja Anggota Dewan
Redaksi - Selasa, 03 Maret 2020 20:10 WIB
646 view
 Masyarakat Tebingtinggi Unjuk Rasa ke DPRD
SIB/Japet Arki Bangun
UNJUK RASA : Puluhan masyarakat gelar unjuk rasa ke DPRD Tebingtinggi, Senin (2/3/2020). 
Tebingtinggi (SIB)
Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tebingtinggi unjuk rasa ke DPRD Tebingtinggi, Senin (2/3). Menuntut pertanggungjawaban kinerja anggota dewan selama hampir enam bulan dilantik, permasalahan BPJS Kesehatan, bangunan Pasar yang belum dibagikan ke pedagang, serta adanya pengutipan di sekolah.

"Kami menilai dewan sejak dilantik belum menunjukkan kerja untuk rakyat," ucap koordinator aksi, Dian Adhi Pradana Isa di halaman kantor DPRD Tebingtinggi, Jalan Sutomo.

Massa tersebut diterima Ketua DPRD Tebingtinggi, Basyaruddin Nasution dan anggota dewan lainnya, Ogamota Hulu dan Jonner Sitinjak.

Selanjutnya, Ketua DPRD Tebingtinggi mengajak massa untuk berbicara di ruang kerjanya.

Di dalam ruangan, salah seorang warga Hasan Damanik menanyakan kisruh Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang belum terselesaikan yang berdampak terhadap masyarakat Tebingtinggi.

"Apa yang terjadi, sehingga AKD yang belum terselesaikan," ucap Hasan yang juga sebagai tokoh masyarakat Tebingtinggi.
Lanjutnya, jika dilakukan penghitungan anggaran, sudah banyak yang diserap oleh anggota dewan tapi AKD juga belum terselesaikan. Hal ini harus dipertanggungjawabkan.

"AKD tidak diselesaikan menimbulkan dewan makan gaji buta," katanya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Tebingtinggi, Basyaruddin Nasution mengatakan proses penyelesaian AKD masih berjalan dan dalam waktu dekat ini pasti selesai.

Persoalan BPJS Kesehatan dan stand pasar belum difungsikan, serta masih adanya pengutipan uang di tingkat SMA juga disampaikan kepada dewan.

Basyaruddin mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk meminta keterangan lebih lanjut dan akan dipanggil untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP). (T02/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru