Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Warga Heboh, Kakek 78 Tahun Tewas Mengenaskan Ditabrak Kereta Api di Siantar

Redaksi - Jumat, 06 Maret 2020 18:06 WIB
337 view
Warga Heboh, Kakek 78 Tahun Tewas Mengenaskan Ditabrak Kereta Api di Siantar
Foto SIB/Andimaraja Sitio
HISTERIS : Menantu pria korban tertabrak kereta api di Jalan Patuan Anggi Pematangsiantar, Kamis (5/3), boru Siahaan menangis histeris mengetahui korban adalah mertuanya. 
Pematangsiantar (SIB)
Pria lanjut usia tewas mengenaskan ditabrak kereta api di perlintasan rel kawasan Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, Kamis (5/3) pagi, sekira 09.30 WIB.

Informasi dihimpun SIB, pria itu diketahui L Purba (78), tinggal di Lorong 28 (BDB), Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur. Ia ditabrak kereta api barang yang datang dari arah Siantar menuju Tebing di kawasan rel Jalan Patuan Anggi.

Kapolsek Siantar Timur, Iptu Raun Samosir saat dimintai tanggapan di lokasi mengatakan, awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat terjadinya kecelakaan yang menewaskan seorang pria di perlintasan rel kereta api di Jalan Patuan Anggi.

Petugas kemudian turun ke TKP untuk mengevakuasi jasad korban ke ruang jenazah forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar. Namun sebelum dievakuasi, pihak keluarga datang ke lokasi.

"Ada tadi keluarga korban datang ke lokasi dan katanya korban mertuanya tinggal di Lorong 28 (BDB), Kecamatan Siantar Timur," ujarnya.

Sambung Raun, pihaknya telah membawa jasad korban ke ruang jenazah dan selanjutnya akan menyerahkan ke petugas perkeretaapian karena mereka yang menanganinya. Petugas kepolisian hanya mengamankan situasi dan syukur keluarga korban sudah datang.

Pantauan wartawan di lokasi, ibu mengenakan kaus berwarna biru boru Siahaan yang merupakan menantu korban seketika menangis histeris saat mengetahui yang tewas ditabrak kereta api itu mertuanya.

"Ini mertuaku tinggal di Lorong 28 Kecamatan Siantar Timur. Bilang aja Mak Laura uda tahu orang di sana," jerit ibu boru Siahaan.
Diterangkannya, mertuanya itu sudah sering keluar pergi rumah karena usianya sudah lanjut usia. "Sudah sering kita ingatkan agar tidak pergi-pergi keluar rumah karena pendengaran mertua ku sudah kurang. Aku pun tahu tadi dari warga karena habis dari pajak," terangnya. (S10/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru