Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Sekretaris Satgas Saber Pungli Minta Pimpinan Kantor Imigrasi Pematangsiantar Berantas Pungli

Redaksi - Jumat, 06 Maret 2020 18:26 WIB
166 view
Sekretaris Satgas Saber Pungli Minta Pimpinan Kantor Imigrasi Pematangsiantar Berantas Pungli
Foto: SIB/Meily Saragih
Sekretaris Satgas Saber Pungli Irjen Pol Dr Drs Widiyanto Poesoko SH MSi berfoto bersama dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pematangsiantar Victor Manurung SH MH, Koordinator Kelompok A
Simalungun (SIB)
Sekretaris Satgas Saber Pungli Irjen Pol Widiyanto Poesoko meminta pimpinan dan staf/pegawai di Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pematangsiantar, membangun komitmen untuk memberantas pungli, bekerja dan memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Hal itu dikatakan Widiyanto pada rapat dalam kantor Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) bersama Kepala Kantor Imigrasi Victor Manurung, Koordinator Kelompok Ahli Satgas Saber Pungli Adi Warman, Kamis (5/3), yang dihadiri para kepala seksi, staf/pegawai, di Aula Setia Budi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Jalan Medan KM 11,5 Kabupaten Simalungun.

Selain itu, lanjutnya, untuk menuju zona integritas menuju WBK dan WBBM, harus disertai dengan pengawasan, tindakan yang tegas kepada anggotanya yang melanggar aturan-aturan. Juga haruslah didukung adanya komunitas-komunitas yang mendukung kinerja.

Satgas Saber Pungli menerima adanya keluhan-keluhan dari masyarakat terkait modus pungli di Kantor Imigrasi di beberapa kota/kabupaten seperti mempercepat pengurusan paspor, perpanjangan izin tinggal dari lainnya. Untuk itulah, lanjutnya, perlu ada upaya untuk membenahi dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang mengurus paspor.

Sementara itu, menurut Koordinator Kelompok Ahli Satgas Saber Pungli Adi Warman, keinginan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pematangsiantar untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM. Untuk itu diharapkannya saling mendukung dan senantiasa berbuat baik.

Ada empat modal terpenting untuk bisa mendapatkan predikat WBK dan WBBM seperti sumber daya manusia seperti ASN dan tenaga honor, sumber pembiayaan yang jelas, sarana dan prasarana dan metode yang akan digunakan.

Selain itu diharapkannya pimpinan dan bawahan harus menyatu dan kompak, sehingga keinginan untuk memperoleh predikat WBK dan WBBM dapat terwujud. Tentunya, lanjut Adi Warman, tujuan memperoleh WBK dan WBBM adalah untuk peningkatan pelayanan publik sehingga dapat semakin baik. (S04/c)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru