Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Dinkes dan RSUD Tarutung Nyatakan Tiga Warga Taput Negatif Virus Corona

Redaksi - Jumat, 06 Maret 2020 18:59 WIB
451 view
Dinkes dan RSUD Tarutung Nyatakan Tiga Warga Taput Negatif Virus Corona
Foto SIB/Bongsu Batara Sitompul
Dirut RSUD Tarutung dr Janri Aoiyogie Nababan bersama Kabid P2P Dinkes Taput  Risma Panjaitan dan Kasi Survelence dan Imunisasi dr Rustam Simbolon memberikan keterangan Pers terkait kondisi pasien KRH, PS dan RH yang negatif dari Virus C
Tapanuli Utara (SIB)
Dinas Kesehatan Kabupeten Tapanuli Utara dan RSUD Tarutung dalam keterangan Persnya di Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (5/3), menjelaskan bahwa tiga warga Taput yang berinisial KRH (26), PS (62) dan RH (42) negatif dari virus Corona.

Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Risma Panjaitan didampingi oleh Kasi Surveillance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara dr Rustam Simbolon menyatakan, KRH, PS dan RH yang merupakan satu keluarga tidak ada tersuspek virus Copid 19 atau Corona.

"Dari ketiganya yang satu keluarga itu hanya mengeluhkan ada gejala batuk dan kemudian diperiksa oleh tim medis dan hasilnya negatif. Ketiganya saat ini sudah diisolasi di rumahnya dan selama 14 hari dalam pengawasan tim medis. Kita terus memantau temperatur suhu sekali 8 jam perkembangannya," jelasnya.

Rustam mengungkapkan, KRH bekerja di kapal pesiar dan baru kembali ke Indonesia tanggal 29 Februari 2020 kemarin dimana KRH ada riwayat sinusitis. Tanggal 3 Maret 2020, KRH menelepon tim medis dari Dinkes Taput bahwa dirinya batuk, pilek dan mengaku pernah berlayar ke negara terjangkit.

"Kemudian kita melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap KRH, PS dan RH. Dari pemeriksaan di RSUD Tarutung, ketiganya negatif dari Virus Copit 19 atau virus Corona," jelasnya.

Dirut Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung dr Janri Aeoyogie Nababan dalam kesempatan itu juga menjelaskan, terkait hal itu pihaknya telah berkoordinasi dengan tim medis Rumah Sakit Umum Adam Malik.

"Dari ketiganya sudah ada info dari Dinkes Taput ke kita. Kemudian ketiga pasien itu kita jemput dan kita bawa ke ruang isolasi. Langsung kita lakukan pemeriksaan foto ronsen dan pemeriksaan darah. Hasil pemeriksaan kita, ketiganya negatif virus Copid 19 atau virus Corona. Namun satu pasien PS (62) dari hasil pemeriksaan ada gejala pnemoni positif karena PS ada riwayat perokok. Dari gambaran paru PS ada infeksi yang perlu diobati," terangnya.

Janri juga mengungkapkan, setelah itu pihaknya langsung berkonsultasi dengan Tim Pinere Rumah Sakit Umum Adam Malik. Ketiga pasien negatif dari virus Copid 19. Namun ketiganya masuk dalam pengawasan selama 14 hari dan diisolasi di rumahnya serta dilarang melakukan aktivitas.

"Kita mohon juga, nama lengkap dan alamat ketiga pasien itu harus dirahasiakan untuk menjaga prevasi. Selama masa isolasi, tim dari Dinkes Taput akan memantau temperatur suhu sekali 8 jam karena memang ciri utama Virus Corona adalah peningkatan suhu disertai batuk dan sesak nafas," jelasnya.

Janri juga menyatakan, sejak seminggu lalu, RSUD Tarutung sudah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan Virus Corona dan tim dokter sudah cukup.
"Kita sendiri bersedia menerima pasien yang terduga tersuspek virus Corona. Kita tidak melakukan perawatan tetapi kita langsung merujuk ke RSU Adam Malik setelah kita melakukan observasi di ruangan isolasi. Ruang isolasi kita ada 4 ruangan. Dua ruangan untuk pasien tersuspek dilengkapi 4 tempat tidur dan dua ruangan lagi untuk ruangan ganti. Alat diagnosa kita sudah lengkap," ujarnya. (BR7/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru