Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Lakukan Test Urine Mendadak Terhadap Personil

* Satresnarkoba Cek Stok Masker di Apotek
Redaksi - Jumat, 06 Maret 2020 21:03 WIB
159 view
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Lakukan Test Urine Mendadak Terhadap Personil
Foto: SIB/Dok
TES URIN ANGGOTA: Kasat Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu AKP I Kadek Hery Cahyadi menyaksikan petugas menyusun urin pada tes urin 30 anggota Satresnarkoba, Kamis (5/3), di Satresnarkoba Jalan MH Thamrin Rantauprapat. 
Rantauprapat (SIB)
Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu lakukan tes urin di Ruang Rapat Satresnarkoba Jalan MH Thamrin Rantauprapat. Tes urin personil ini dalam rangka pengawasan, agar tidak ada yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkotika, Kamis (5/3).

Tes urin ini diikuti 30 personel, terdiri dari tim Opsnal 18 orang dan tim penyidik pembantu (juper) 12 orang. Test urin dilakukan menggunakan alat Drug Abuse Test, disaksikan petugas Provost dan Siwas Polres Labuhanbatu.

Tes urin dipimpin Kasat Resnarkoba AKP I Kadek Hery Cahyadi, bersama para Kanit Narkoba dan personel Siwas Aiptu Hamid Darwin dan Provost Brigadir Rusli.

"Hari ini kita lakukan tes urin bagi personel dalam rangka pengawasan," sebut Kasat Resnarkoba AKP I Kadek Hery Cahyadi menjawab wartawan.

Katanya hasil dari tes urin terhadap 30 personel, negatif.
"Negatif. Tidak ada yang terindikasi menggunakan narkotika," katanya.

MASKER
Sementara usai tes urin itu, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu berkeliling kota mengecek stok masker pada sejumlah apotek dan toko obat di kota Rantauprapat.

Apotek dan toko obat yang dicek dengan kondisi stok masker habis, yaitu Apotek Permata, Apotek Paten Jaya, Apotek Mentari dan Apotek Matahari di Jalan KH Dahlan. Apotek Antara dan Toko Obat Berijin Laris Jaya di Jalan Sirandorung. Apotek Batam Jaya Jalan Urip Sumodiharjo, Apotek Medan Jalan Siringoringo, Apotek Sumatera dan Apotek Pelangi Jalan Imam Bonjol serta Apotek Azahra di Simpang Pasar Gelugur Rantauprapat.

Kasat Resnarkoba AKP I Kadek Hery Cahyadi menyebut pihaknya akan terus memantau stok masker sejumlah apotek dan toko obat yang ada di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Setiap apotek tidak berani membeli masker karena harganya meningkat menjadi Rp300.000 per kotak isi 50 lembar.

"Hasil wawancara dengan beberapa pemilik apotek, kelangkaan masker telah terjadi sejak Februari yang lalu dan bahkan ada juga sejak Januari," sebutnya.
Dia mengimbau pengusaha apotek agar tidak menimbun masker dan jangan terprovokasi berita hoax terkait virus corona. (BR6/c)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru