Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Ansor Dukung Pemkab Batubara Bongkar Semua Warung 'Remang-remang'

Redaksi - Jumat, 06 Maret 2020 21:06 WIB
205 view
Ansor Dukung Pemkab Batubara Bongkar Semua Warung 'Remang-remang'
Foto: SIB/Burhan
BONGKAR : Sejumlah personil satuan polisi pamong praja Batubara membongkar salah satu warung di kawasan jalan lintas Limapuluh, Batubara, Kamis (5/3). 
Batubara (SIB)
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batubara yang gencar membongkar warung 'remang-remang' di sepanjang Jalan Lintas Sumatera di beberapa titik di daerah itu mendapat dukungan dari gerakan Pemuda Ansor.

Adapun wilayah yang menjadi sasaran antara lain Kecamatan Laut Tador berbatasan dengan Kabupaten Serdang Bedagai. Wilayah Kecamatan Air Putih, Kecamatan Sei Suka, Kecamatan Lima Puluh sampai perbatasan dengan Kabupaten Simalungun. Wilayah Kecamatan Datuk Tanah Datar, serta wilayah Kecamatan Sei Balai berbatasan dengan Kabupaten Asahan.

Kasat Pol PP Batubara, Rahman Hadi, kepada SIB melalui sambungan telepon, Kamis (5/3) mengatakan, sampai saat ini sudah ada puluhan warung yang dibongkar diseputar jalinsum Batubara.

"Sudah ada puluhan warung yang kita bongkar," ujar Rahman Hadi diujung telepon seraya menjelaskan, pihaknya menargetkan sebelum memasuki bulan suci Ramadan, wilayah Kabupaten Batubara khususnya di sepanjang Jalinsum sudah bersih dari warung remang-remang.

Untuk warung yang belum dibongkar, pihaknya sudah melayangkan surat peringatan untuk segera mengosongkan warung, kalau sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan tidak diindahkan, pihaknya akan melakukan eksekusi.

"Kita targetkan sebelum masuk bulan puasa warung-warung sudah bersih di sepanjang Jalinsum Batubara. Untuk warung yang belum dibongkar, sudah kita surati," ujarnya.

Namun demikian, ia mengaku terdapat kendala dalam melakukan pembongkaran warung-warung tersebut. Kendala yang paling utama yaitu masih adanya sambungan listrik PLN. "Kami terkendala sambungan listrik PLN. Mereka gak mau memutuskan listrik tersebut," ucapnya.

Ke depan kata Rahman, tidak hanya warung remang-remang yang berada di Jalinsum Batubara saja yang dibongkar. Namun, semua warung yang berada di sejumlah wilayah di Kabupaten Batubara juga akan ditertibkan.

"Nanti tidak hanya warung remang-remang di Jalinsum saja yang dibongkar. Warung remang-remang di tempat lain pun akan kita bongkar juga. Nanti akan segera kita surati terlebih dahulu," tegasnya.

Terpisah, Sekretaris GP Ansor Kabupaten Batubara, Husnul Zein menjelaskan, keberadaan warung remang-remang (kitik-kitik) di wilayah Kabupaten Batubara khususnya diseputar kawasan Limapuluh adalah aib yang sudah sejak lama ditanggung oleh masyarakat.

Sejak dulu Limapuluh yang merupakan Ibu kota Kabupaten Batubara sudah menjadi rahasia umum disebut-sebut dikelilingi oleh tempat 'maksiat', mulai dari wilayah Tenda Biru, Bukit Tujuh, wilayah Simpang Marto hingga wilayah Kecamatan Datuk Tanah Datar.

Menurut Husnul, alasan ekonomi tak harus serta merta merusak budaya serta kearifan lokal, yang sebenarnya dimiliki oleh daerah itu jauh lebih baik, dari pada keberadaan warung remang-remang.

"Sudahlah, tak usah dibela lagi mereka pemilik warung, karena sudah jelas membuat kumuh wajah Batubara. Tapi jika mereka mau merubah diri menjadi lebih baik, harusnya bisa membuka usaha yang lebih baik, dan tentu dinas terkait harus peka dalam melakukan pembinaan," katanya.

Selama ini, Kata Husnul, warung remang-remang kerap menjadi tempat maksiat yang dikarenakan alunan serta dentuman musik yang berlanjut hingga larut malam, juga disinyalir kuat dapat menjadi salah satu lokasi peredaran minuman keras, praktek prostitusi bahkan lokasi peredaran narkoba.

Terpisah, PT PLN melalui manager ULP Limapuluh Nathan Sitohang ketika dihubungi SIB mengaku, berdasarkan hasil pengecekan bersama dengan Satpol PP bulan lalu di beberapa warung di Simpang Gambus ditemukan ada beberapa yang resmi dan tidak.

Terkait pembongkaran, lanjut Nathan, pihaknya terbuka apabila dijadwalkan dengan baik sehingga pihak PLN dapat menyiapkan personil untuk turun ke lapangan, seperti yang sudah pernah dijalankan bersama di bulan lalu, ujarnya. (A11/f)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru