Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 31 Mei 2026

Dua Rumah yang Ditinggal Pemiliknya Terbakar di Sidikalang

- Minggu, 26 Januari 2014 22:49 WIB
1.139 view
Dua Rumah yang Ditinggal Pemiliknya Terbakar di Sidikalang
SIB/Edison Parulian Malau
Kondisi rumah setelah api dipadamkan oleh petugas dan warga setempat, saat terjadi kebakaran di Jln Perintis/Soala gogo, Sidikalang, Sabtu (25/1)
Sidikalang (SIB)- Dua rumah tempat tinggal di Jl Perintis Ujung/ Soala Gogo, Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sabtu (25/1) sekitar pukul 10.00 Wib. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong ditinggal pergi pemiliknya.

Warga sekitar yang mayoritas berjualan di Pusat Pasar Sidikalang, tidak jauh dari lokasi kejadian, berhamburan mendatangi lokasi dan berusaha memadamkan api. Namun, barang-barang dari kedua rumah itu tidak sempat diselamatkan karena pintu dalam keadaan terkunci.

Tidak lama berselang, 2 unit mobil Pemadam Kebakaran milik Pemkab Dairi, tiba di lokasi dan secara bergantian berusaha memadamkan api. Meskipun lokasi kejadian termasuk kawasan padat Penduduk, berkat kesigapan petugas Damkar dibantu Personil Polisi, TNI, Satpol-PP dan warga api berhasil dijinakkan sehingga tidak sampai menimbulkan korban yang lebih besar.

Rumah yang terbakar itu milik Binsar Sianturi/Rotua Br Sigalingging dan keluarga Betroy Aritonang/Br Nadeak. Binsar Sianturi bersama isterinya Rotua Sigalingging, sejak Jumat (24/1) berada di desa Juma Teguh, Kecamatan Siempat Nempu, Dairi, melayat familinya yang meninggal dunia, sementara keluarga Betroy dan isterinya sedang berjualan di pasar Sidikalang sebagaimana biasanya.

Selain menghanguskan 2 unit rumah, bagian belakang rumah Benar Lumban Gaol (op. Salomo) juga sempat dilalap api dan terpaksa dirusak warga. Sementara beberapa rumah  di samping rumah yang hangus tersebut yang hanya terpisah oleh Gang sempit terlihat sempat mengeluarkan asap, namun dengan segera disirami air oleh petugas.

Kabag Ops Polres Dairi Kompol Noviman di lokasi kejadian kepada wartawan menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material belum bisa dihitung sementara sumber api juga belum dipastikan dan masih dalam penyelidikan.

Warga menyebutkan, penyebab kebakaran diduga akibat jaringan listrik yang dinilai tidak layak dan tidak memperhatikan standar keselamatan masyarakat. Disebutkan, di kawasan itu jaringan listrik yang terpasang terkesan amburadul.

Kabel-kabel listrik bersentuhan dengan atap rumah, bahkan jauh-jauh hari listik di daerah itu kerap menimbulkan percikan api karena bersentuhan dengan atap rumah penduduk.

Hal tersebut sudah berulangkali dikeluhkan dan disampaikan warga sekitar kepada petugas PLN namun tidak pernah digubris, sebut Yongki Padang (47) dan Op Salomo Lumban Gaol senada sambil menunjukkan jaringan arus listrik PLN yang dinilai amburadul dan tidak memperhatikan standar keselamatan masyarakat setempat.

Terlihat kabel terkelupas dan hanya dibalut dengan lakban yang kondisinya sudah lapuk dan hampir terkelupas kembali. Selain itu kabel juga bersentuhan langsung dengan atap rumah sehingga warga terpaksa harus menyanggahnya menggunakan bambu.

Kapolres Dairi AKBP Donni SH Damanik SIK kepada SIB, Sabtu (25/1) menghimbau, supaya warga kota Sidikalang khususnya dan warga Dairi umumnya, supaya berhati-hati meninggalkan rumah. Disebutkannya, selain untuk keamanan dari niat pencuriakan juga pengamanan dari musibah kebakaran.(B5/BR2/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru