Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Jalan ke Liangmelas Karo Rusak, Harga Jeruk Anjlok

Redaksi - Kamis, 14 Januari 2021 19:26 WIB
661 view
Jalan ke Liangmelas Karo Rusak, Harga Jeruk Anjlok
Foto SIB/Theopilus Sinulaki
BERLUMPUR :  Ruas jalan di wilayah Liang Melas tepatnya di Pancur Panggoh berlumpur, sehingga sulit dilalui kendaraan bermotor. Foto dipetik Selasa (12/1).
Karo (SIB)
Akses jalan antar desa yang meliputi Desa Kuta Mbelin, Kuta Kendit, Kuta Pengkih, Pola Tebu, Samperaya dan Cerumbu yang merupakan wilayah Liang Melas Kabupaten Karo, kondisinya rusak berat sepanjang 7 Km. Akibat kondisi itu, harga jeruk anjlok.

Demikian disampaikan Junaidi Sinulaki warga Kuta Mbelin Kecamatan Lau Baleng kepada SIB, Rabu (13/1) melalui pesan WhatsApp. Menurutnya, kerusakan ruas jalan tersebut terlihat jelas dari Desa Kutambaru Kecamatan Tigabinanga hingga simpang desa Pola Tebu Kecamatan Kuta Buluh. Namun kondisi terparah teaptnya di perladangan Pancor Panggoh.

"Apalagi saat musim penghujan, kondisi jalan licin dan berkubang, sehingga sulit dilalui kenderaan bermotor," pungkasnya.

Lebih jauh disampaikan, dampak kerusakan jalan itu, selain ongkos transportasi naik, harga jeruk juga anjlok. Hal itu disebabkan agen jeruk tidak lagi melakukan pengiriman barang. Sehingga petani terpaksa numpang jual melalui agen, dengan demikian kerusakan buah selama diperjalanan tidak menjadi tanggungjawab agen lagi, jelasnya.

Terkait harga jeruk, menurut Junaidi hanya di kisaran Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu/kg. Pada hal sebelum akses jalan rusak, penjualan buah jeruk sangat lancar dan harganya mencapai Rp 10 ribu/kg.

"Selain itu, harga sembako juga naik akibat ongkos barang naik," ucap Junaidi.

Secara terpisah Tengteng Ginting, Andi Sitepu warga Kuta Mbelin dan Togu Siregar warga Dusun Cerumbu Desa Kuta Kendit yang dimintai tanggapannya terkait kerusakan jalan itu, mereka sangat menyayangkan perhatian Pemkab Karo dalam penanganan kerusakan akses jalan 4 kecamatan itu.

Padahal daerah Liang Melas merupakan daerah pertanian yang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil jeruk di Karo. Untuk itu, mereka berharap agar pemerintah segera memperbaiki akses jalan Liang Melas, agar perekonomian warga kembali normal. (K01/f)

Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru