Simalungun (SIB)- CU (Credit Union) yang berada di bawah naungan CU Cinta Mulia Pematangsiantar mengharapkan kemandirian untuk mengelola keuangan sesuai kemandirian masing – masing. Karena, selama ini keuangan antara CU Cinta Mulia Pematangsiantar dengan cu jajarannya adalah satu keuangan atau disebut keuangan subsidi silang. Dengan demikian, CU di jajaran CU Cinta Mulia Pematangsiantar tetap dapat beroperasi secara maksimal melayani anggota.
Harapan itu disampaikan Hernando Sinaga AMd salah selaku Kepala Cabang CU Cinta Mulia Cabang Tanah Jawa dan Hutabayu Raja kepada SIB, Senin (27/1) di ruang kerjanya menanggapi terjadinya kekosongan keuangan di CU Cinta Mulia Pematangsiantar yang mengakibatkan seribuan anggota unjuk rasa. “Biarlah masing– masing cabang memposisikan diri dengan kemandirian masing– masing sehingga tetap beroperasional melayani anggota,†ujarnya seraya enggan berkomentar lebih jauh mana masalah yang terjadi di CU Cinta Mulia Pematangsiantar.
Dikatakan, CU Cinta Mulia Pematangsiantar memiliki 14 CU cabang yang tersebar di Siantar – Simalungun.
Ketika disinggung apa upaya – upaya yang dilakukan di CU Cinta Mulia Cabang Tanah Jawa dan Hutabayu Raja agar tidak terjadi seperti CU Cinta Mulia, Hernando mengatakan, telah menempuh beberapa langkah–langkah. Adapun langkah yang dilakukan adalah setiap staf management internal melakukan pekerjaan sesuai dengan SOP (Sistim Operasional Perusahaan) yang ada. Mensosialisasikan kepada anggota jangan karena isu anggota tidak mau atau enggan untuk melaksanakan kewajibannya. Berupaya membantu keuangan CU Cinta Mulia dengan terlebih dahulu merealisasi dividen anggota untuk TB (Tahun Buku) 2013. Menindaklanjuti hasil audit kredit macet atau tertunggak kepada anggota.
Dirinya berharap, agar CU Cinta Mulia Pematangsiantar dengan BK3D (Badan Koordinasi Kredit Koperasi Daerah) Sumatera Utara untuk bergandeng tangan membantu penyelesaian CU Cinta Mulia dengan memberikan suntikan dana. Sehingga nama baik CU Cinta Mulia kembali pulih.
Salurkan Dana Rp 10 Milyar Terpisah, terkait harapan kepala cabang cu itu, Kepala BK3D Sumatera Utara Drs PM Sitanggang mengatakan, di dalam BK3D Sumatera Utara tidak ada istilah suntikan dana melainkan pemberian silang pinjam daerah antara cu di wilayah Sumatera Utara. Untuk periode April – September 2013, BK3D Sumatera Utara telah menyalurkan pinjaman dana kepada CU Cinta Mulia Pematangsiantar sebesar Rp 10 milyar.
Ia menghimbau agar CU di jajaran CU Cinta Mulia Pematangsiantar untuk menekan angka kredit macet hingga dibawah angka 5 persen. Dengan angka demikian, operasional cu tersebut tetap sehat. Tetapi, jika angka itu sudah melewati angka diatas 5 persen, cu itu dipastikan akan kolaps. Sebab, kolapsnya suatu cu diawali dengan tingginya kredit macet.
(C14/x)