Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 22 Juni 2026

Proyek Rehab Daerah Irigasi Kampung Melayu/Hubuan Tanah Jawa Berbiaya Rp1,5 Miliar Lebih Disoal Warga

Redaksi - Rabu, 17 Januari 2024 19:24 WIB
555 view
Proyek Rehab Daerah Irigasi Kampung Melayu/Hubuan Tanah Jawa Berbiaya Rp1,5 Miliar Lebih Disoal Warga
(Foto SIB/Revado Marpaung)
Daerah irigasi Kampung Melayu/Hubuan di Kelurahan Tanah Jawa Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun yang sudah selesai dikerjakan disoal warga karena dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi standar pembangunannya, Selasa(16/1).
Tanah Jawa (SIB)
Pembangunan rehab Daerah Irigasi Kampung Melayu/Hubuan di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun yang mengairi 320 hektar areal persawahan berbiaya Rp 1,5 miliar lebih dari APBD Provinsi disoal warga Tanah Jawa.
Informasi dihimpun SIB, Selasa (16/1) dari poktan P3A Bintang Kejora Gabe mengaku kesal karena pembangunan irigasi ini dikerjakan sepertinya tidak sesuai dengan perencanaan. Pasalnya, kondisi bangunan yang sudah selesai dikerjakan bukan semakin baik. Melainkan ukuran irigasi semakin berkurang dan sempit.
"Kita sangat mendukung pembangunan apapun itu, tetapi sebaiknya bangunan itu benar-benar bisa bertahan lama dan dinikmati banyak orang bukan dalam satu dua tahun ke depan tetapi sampai 10 tahun ke depanlah", keluhnya.
Gabe juga mengaku sebelum irigasi ini dikerjakan, sudah kami ingatkan dan tanya kepada UPTD PSDA dan Bagian Tekhnik kenapa dibangun seperti ini. Namun mereka menjawab memang perencanaan awal sudah seperti ini, katanya.
Menurut Gabe, pekerjaan ini tidak terlihat menelan anggaran miliyaran rupiah. Karena kualitasnya sangat diragukan. Kemudian pasangan yang lama, sama sekali tidak dibongkar, jadi dinding irigasi yang dibangun hanya ditempel saja. Sehingga ukuran saluran irigasi ini semakin sempit dari yang sebelumnya, kata Gabe.
Sementara petani lainnya bermarga Manik mengaku pembangunan irigasi ini dikerjakan mulai bulan September lalu, dan sekarang sudah selesai dikerjakan. Namun dari hasil yang kita lihat memang kualitas bangunan cukup memprihatinkan.
Mulai dari ukuran sampai tembok irigasi banyak yang kurang. Bahkan sudah ada yang retak. Sehingga dikhawatirkan bangunan ini hanya bertahan beberapa bulan saja. Tentu dalam hal ini petani menjadi dirugikan dan anggaran yang digelontorkan menjadi sia-sia. "Belum juga dimanfaatkan sudah ada yang retak", tandasnya
Masih kata warga, harapannya rehap jaringan irigasi tersebut hasilnya berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat serta sesuai dengan spesifikasi standar pembangunannya. Namun kenyataannya, pengerjaan bangunan proyek irigasi ini banyak ditemukan kejanggalan tidak sesuai dengan juknis yang berlaku.
Oleh karena itu, mereka meminta agar dinas terkait dan juga rekanan PT Metamorfosa memperbaiki pembangunan daerah irigasi ini sesuai dengan perencanaan awal dan rencana anggaran biaya. Sehingga keluhan masyarakat yang selama ini mendambakan pembangunan rehab irigasi bisa tercapai. Dengan harapan masyarakat bisa semakin sejahtera, kata Manik.
Sementara itu, amatan SIB di lokasi tampak pembangunan daerah irigasi Kampung Melayu/Habubuan yang berada di Kelurahan Tanah Jawa sudah retak dan ditambal sulam. Sehingga kualitas bangunan berbiaya miliyaran rupiah di Kecamatan Tanah Jawa diragukan. (**)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Mahasiswi USU Juara Karate Asia

Mahasiswi USU Juara Karate Asia

Medan(harianSIB.com)Karateka Timnas Indonesia yang juga mahasiswi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom TI) Universitas S