Doloksanggul (SIB)
Kondisi ruas jalan yang menghubungkan Sirisirisi dan Desa Hutaraja di Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas) saat ini sangat memprihatinkan.
Setahun lalu, aspirasi masyarakat sudah pernah disampaikan masyarakat di kedua desa agar pemerintah segera memperhatikan kerusakan jalan itu, namun pantauan SIB, Sabtu (13/1) kondisi jalan itu masih belum ada perbaikan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Humbahas.
Sebelumnya persoalan kerusakan jalan yang ramai dikeluhkan masyarakat itu telah dikonfirmasi wartawan ke dinas terkait karena tidak adanya perhatian Pemkab Humbahas. Gayus Purba selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Humbahas hanya mengatakan akan menindaklanjuti persoalan itu. Pihaknya akan menelusurinya ke lapangan.
Warga masyarakat sebelumnya sangat berharap agar Pemkab segera melakukan perbaikan. Soalnya jalan yang kondisinya rusak parah tersebut sudah menghambat berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari. Jalan itu sendiri merupakan jalan alternatif bagi pengendara dan pejalan kaki dari Desa Hutaraja ke Desa Siririsi.
Marlon Simamora yang melintas di jalan tersebut kepada SIB beberapa waktu lalu mengatakan, kondisi jalan rusak itu berlangsung lama. Selama 7 tahun lebih ruas jalan tersebut tidak terjamah perawatan atau perbaikan, sehingga lama-kelamaan kerusakan semakin parah.
Pantauan wartawan, di ruas jalan itu banyak lobang yang kedalamannya ada yang mencapai 30 cm. Kondisi itu membuat pengendara mobil enggan melewati ruas jalan itu karena banyak lobang cukup dalam dan hampir sepanjang satu kilometer jalan dalam kondisi rusak parah.
"Apalagi kalau musim penghujan, jalan sangat sulit dilalui kendaraan karena lobang-lobang digenangi air. Saya mewakili warga Desa Pagaranpisang mengharapkan perhatian Pemkab Humbahas agar secepatnya diperbaiki,” kata Marlon. (**)