Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 19 Mei 2026

Pembangunan Panti Asuhan Putra dan Gedung Dakwah Muhammadiyah Berbiaya Rp 20 M Lebih Dimulai di Guntingsaga Labura

Chairul Fahmi Matondang - Jumat, 14 Juni 2024 20:39 WIB
863 view
Pembangunan Panti Asuhan Putra dan Gedung Dakwah Muhammadiyah Berbiaya Rp 20 M Lebih Dimulai di Guntingsaga Labura
(Foto : Dok / Muhammad Suib)
TUANGKAN : Sekda Labura, H M Suib, menuangkan campuran semen ke dalam salah satu lubang, menandai dimulainya pembangunan Panti Asuhan Putra Ahmad Dahlan dan Gedung Dakwah Muhammadiyah berbiaya Rp 20 miliar lebih di Guntingsaga, Labura, Jumat (14/6/2024).
Guntingsaga (harianSIB.com)
Pembangunan Panti Asuhan Putra Ahmad Dahlan dan Gedung Dakwah Muhammadiyah berbiaya Rp 20 miliar lebih dimulai di Kelurahan Guntingsaga, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Jumat (14/6/2024).

Kegiatan ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunannya oleh Bupati Labura, Hendri Yanto Sitorus, diwakili Sekda, H M Suib.

Ketua panitia pembangunan panti dan gedung itu, M Syahripin (Ripin), menyebutkan, peletakan batu pertama pembangunan dua gedung tersebut berjalan dengan lancar.

Pak Sekda, H M Suib dan lainnya langsung meletakkan batu pertama pembangunannya dan tadi, kata Ripin, H Suib menyerahkan bantuan Rp 10 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Labura.

Ditanya, berapa biaya pembangunannya panti asuhan dan gedung dakwah di Lingkungan I PU itu, Ripin, menyebutkan sekira Rp 20 M.

" Biaya pembangunannya sekira Rp 20.149.321.000 dan targetnya, satu tahun, pembangunannya siap, " kata Ripin.

Sekda, mengapresiasi kegiatan tesebut dan katanya, pembangunan gedung itu, sebagai perwujudan pesan Kyai Haji Ahmad Dahlan seraya menyebutkan, hidup-hidupilah Muhammadiyah dan jangan mencari hidup di Muhammadiyah.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Wali Kota Berobat ke Luar Negeri

Wali Kota Berobat ke Luar Negeri

Medan(harianSIB.com)Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Medan, Afif Abdillah meminta pemko dapat memastikan pelayanan publik, stabilitas ekonomi