Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Polres Simalungun Tunggu Hasil Labfor Soal Penyebab Kematian Siswa SMP di Perdagangan

Mey Hendika Girsang - Kamis, 14 Agustus 2025 11:32 WIB
149 view
Polres Simalungun Tunggu Hasil Labfor Soal Penyebab Kematian Siswa SMP di Perdagangan
Foto : Dok/Humas Polres Simalungun
Polres Simalungun mengantar sampel biologis siswa SMP yang ditemukan tewas di rumahnya ke Laboratorium Forensik Polda Sumut, untuk mengungkap penyebab kematian pelajar itu, Selasa (12/08/2025).

Dia menyebut, pengiriman sampel ke Labfor Polda Sumut dilakukan karena Rumah Sakit Djasamen Saragih Pematangsiantar tidak memiliki fasilitas laboratorium forensik.

"Kasus ini tercatat dalam Laporan Gangguan Nomor LP/A/6/VIII/2025/SPKT/Polsek Perdagangan/Polres Simalungun/Polda Sumut dan telah dilengkapi dengan berbagai surat perintah tugas, penyelidikan dan permintaan pemeriksaan toksikologi forensik sesuai prosedur hukum yang berlaku," imbuhnya.

Sebelumnya, siswa SMP di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun berinisial F (14) ditemukan tewas di rumahnya di Perdagangan pada Rabu (06/08/2025) sekitar pukul 11.15 WIB.

Penemuan mayat berawal dari kekhawatiran ibu korban yang sedang bepergian ke Berastagi sejak Senin (04/08/2025) karena anaknya tidak mengangkat telepon selama sehari. Saat dicek ke dalam kamar, ditemukan jasad korban tergeletak di tempat tidur dengan kepala tertutup plastik putih.

Tim Inafis Polres Simalungun bersama Polsek Perdagangan telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap korban serta saksi-saksi. Hasil pemeriksaan di TKP, jasad korban ditemukan dalam keadaan telentang di tempat tidur dengan kedua kaki ke lantai, mengenakan baju kaos lengan panjang warna putih dengan lengan biru bertuliskan "Berastagi" dan kepala tertutup plastik.

Polres Simalungun berkomitmen akan mengumumkan hasil penyelidikan secara transparan setelah hasil laboratorium forensik keluar dalam dua minggu ke depan. Sedangkan jenazah korban telah dikebumikan oleh keluarga sesuai dengan tata cara agama Budha setelah proses pengambilan sampel selesai dilakukan. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru