Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 Juli 2026

Uskup KAM Mgr Kornelius Sipayung OFMCap: Kami Juga Berjuang Menyejahterakan Umat

Oki Lenore - Senin, 08 September 2025 11:11 WIB
327 view
Uskup KAM Mgr Kornelius Sipayung OFMCap: Kami Juga Berjuang Menyejahterakan Umat
Foto SIB: Oki Lenore
Jubelum SMCS: Uskup KAM Mgr Kornelius Sipayung OFMCap di kamar ganti jubah Ruang Alverna SMCS usai memimpin Misa Ekaristis Jubelium 75 Tahun SMCS Pematangsiantar pada Sabtu (6/9).
Pematangsiantar(harianSIB.com)

Uskup Keuskupan Agung Medan (KAM) Mgr Kornelius Sipayung OFMCap mengatakan, Katolik menghadapi dan sedang berjuang menyelesaikan ragam persoalan. Mulai dari 'krisis' imam sebab jumlahnya 'menyusut' hingga upaya menyejahterakan umat. "Para orangtua anak-anak Allah, doronglah putra-putrimu untuk menjadi imam. Memang, panggilan-Nya adalah rahasia Yang Kuasa tapi dengan mendorong, telah merangsang anak-anaknya menjadi generasi penerus imam. Setidaknya, menyumbang (seminari - pen) untuk membantu mereka-mereka yang terpanggil (menjadi calon imam)," tegasnya usai memimpin Misa Ekaristis Jubileum 75 Tahun Seminari Menengah Christus Sacerdos (SMCS) Pematangsiantar pada Sabtu (6/9/2025).

Sebelumnya, banyak pihak memprihatinkan sedikit sekali generasi muda Katolik berniat masuk ke seminari. Sebelum tamat, sudah ke luar. Padahal, meski sudah masuk ke lembaga tersebut, belum tentu menjadi biarawan dan biarawati.

Parameternya adalah SMCS yang sudah berdiri 75 tahun dengan 6.500 alumni tapi yang menjadi imam kisaran 5 persen. "Di sinilah tantangannya. Selain berdoa, harus berusaha maksimal agar yang terpanggil menjadi terpilih," tegas Mgr Kornelius Sipayung OFMCap. "Mungkin juga kurang promosi atau lainnya. Kita sedang gencar melakukan terobosan," tambahnya.

Di tempat yang sama Rektor SMCS Pastor John Rufinus Saragih OFMCap mengatakan, pihaknya melakukan ragam cara untuk merekrut calon imam. "Meski kebutuhan mendesak, tapi tetap ada parameter. Mulai dari cakap, sehat fisik dan mental diikuti dengan seleksi serta psikologis. Seperti khotbah Mgr Kornelius Sipayung OFMCap tadi, banyak yang terpanggil tapi terpilih adalah rahasia-Nya," ujar pastor familiar yang ahli Bahasa Latin dan sejumlah bahsa global tersebut.

Pastor John Rufinus Saragih OFMCap menambahkan, Jubileum 75 tahun sebagai tonggak sejarah yang akan mengantarkan seminari menuju pesta yang lebih besar di masa depan. SMCS Pematangsiantar pun diharapkan terus menjadi benteng pembentukan karakter unggul demi pelayanan bagi gereja dan bangsa. "Banyak pergumulan tapi semua dapat dicari jalan keluar sebab Gereja Katolik adalah solusi persolan bangsa dan negara," tegasnya.

Dalam kaitan jubileum 75 tahun, dilakukan ragam acara berkelanjutan sejak awal 2025 dan puncaknya adalah Jumat - Sabtu (5 -6/9).

Ketua Panitia Dies Natalis SMCS, Herbinus Sihotang, melaporkan, untuk seluruh kegiatan termasuk renovasi sebagian SMCS, dibutuhkan Rp3,7 miliar dan tertutupi Rp3 miliaran. "Masih ada kegiatan, seperti perilisan buku yang hasilnya untuk menambah kas panitia," tambahnya seperti diurai Koordinator Media Panitia 75 Tahun Seminari Menengah Christus Sacerdos Pematangsiantar Febry Silaban SFil ME. "Tetapi, seperti ditegaskan Mgr Kornelius Sipayung OFMCap bahwa Katolik harus membantu sesama, pantia tetap melakukan kegiatan bakti sosial menyasar masyarakat yang membutuhkan," tambahnya. "Kami mengadakan seminar, kunjungan ke paroki, serta psikotes bagi siswa. Pendidikan di sini adalah pendidikan khusus untuk membentuk calon imam yang siap melayani," ujarnya.

Perwakilan alumni Mangadar Situmorang menyebut Jubileum 75 tahun sebagai momentum refleksi dan peneguhan misi. "Perayaan ini adalah selebrasi dua hal yaitu, apresiasi atas pencapaian dan ekspektasi untuk masa depan yang lebih baik," tambahnya.

Meski tidak semua alumninya menjadi imam, lanjutnya, karya para lulusan seminari ini di berbagai profesi telah memberi dampak positif bagi bangsa. "Melalui pendidikan di seminari dan karya para alumninya, turut serta membangun negara. Dari 6.500 alumni, semuanya berkarya di tengah masyarakat," simpulnya.

Pada acara puncak di Lapangan Seminari Menengah Pematangsiantar, terlihat Mgr Kornelius Sipayung, OFM Cap, Rektor Seminari Menengah Pematangsiantar RP John Rufinus Saragih, OFM Cap, Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI, Suparman Sirait, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, Ketua CMVE Alumni Seminari, Mangadar Situmorang, Sekretaris Panitia Dies Natalis, Swandy Sihotang, Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar, Daud Simanjuntak sejumlah pejabat tinggi TNI/Polri di kawasan Pematangsiantar dan Simalungun.

Acara hingga malam hari itu diisi hiburan dari para calon imam. Didahului tampilnya Ps Parulian Sihombing SJ dari Paroki Tanjungmorawa Delsierdang.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru