Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Lebih dari 11.000 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor di 7 Distrik HKBP

Anwar Lubis - Senin, 01 Desember 2025 11:04 WIB
539 view
Lebih dari 11.000 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor di 7 Distrik HKBP
Foto Dok/Rovaldo
Kondisi Gereja HKBP Bukit Mas Resort Besitang Distrik XXIII Binjai langkat serta rumah dinas pendeta dan rumah jemaat terendam pasca banjir belum lama ini.

Taput(harianSIB.com)

Sebanyak 11.411 jiwa yang tersebar di 7 distrik wilayah Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Sumatra Utara terdampak banjir dan tanah longsor yang melanda kawasan tersebut pada akhir November 2025.

Ephorus HKBP, Pdt Dr Viktor Tinambunan MST, melalui unggahan di akun Facebook resminya pada Senin (1/12/2025), merilis data lengkap korban dan kerusakan yang mencakup HKBP Distrik IX Sibolga-Tapteng-Nias, Distrik XXIII Binjai-Langkat, Distrik I Tabagsel-Sumbar, Distrik II Silindung, Distrik III Humbang, Distrik X Medan Aceh dan Distrik XVI Humbang Habinsaran.

Data yang dirilis menunjukkan HKBP Distrik X Medan Aceh mencatat jumlah korban terdampak terbanyak dengan 4.875 kepala keluarga. Sementara HKBP Distrik XXIII Binjai-Langkat mencatat 4.505 jiwa pengungsi dengan 1.963 kepala keluarga terdampak berat.

Di HKBP Sibolga Julu, ratusan warga terancam kelaparan karena akses jalan menuju kawasan tersebut terputus total. Pengungsi hanya mengandalkan makanan nasi tanpa lauk dan mengalami kekurangan pakaian, obat-obatan serta air bersih.

Baca Juga:
"Situasi sangat kritis. Sinyal komunikasi dan listrik sering hilang. Pengungsi hanya makan nasi tanpa lauk hari ini," tulis laporan dari HKBP Sibolga Julu yang dikutip dalam rilis tersebut.

Di HKBP Distrik XXIII Binjai-Langkat, sebanyak 486 kepala keluarga terdampak banjir di Resort Besitang. Gereja dan rumah dinas pendeta termasuk yang terendam banjir setinggi 2 meter. Satu unit mobil dan motor ikut terendam air.

Sementara di HKBP Distrik III Humbang, tercatat 202 kepala keluarga terdampak dengan 6 orang meninggal dunia, 5 orang hilang, dan 2 orang luka berat. Sebanyak 10 unit rumah hanyut tersapu banjir.

Kondisi serupa terjadi di HKBP Distrik II Silindung dengan 582 kepala keluarga terdampak, meliputi 63 rumah longsor dan 179 rumah terendam banjir. Wilayah terparah berada di kawasan Lobupining, Adiankoting dan Parsingkaman.

Bencana ini juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur masif. Di HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran, 17 titik longsor besar dari Ranggitgit hingga Parmonangan memutus akses jalan dan menyebabkan 7 korban hilang serta 4 orang meninggal dunia.

Jalan lintas umum di beberapa wilayah seperti Tol KM 48-53 dan Tol KM 43-51 tidak dapat dilalui karena ketinggian air mencapai 120-150 cm. Akses ke Sibolga Julu juga terblokir total akibat longsor dan banjir.

Bantuan yang dibutuhkan mendesak meliputi sembako, pakaian layak pakai, obat-obatan, perlengkapan bayi seperti, pampers dan susu, alat kebersihan, serta perbaikan akses jalan. Beberapa lokasi pengungsian juga membutuhkan logistik dasar seperti bahan bakar dan material bangunan untuk perbaikan darurat.

Di HKBP Distrik I Tabagsel-Sumbar, distribusi bantuan terhambat karena akses jalan terputus akibat longsor. Sebanyak 130 jiwa mengungsi di Sopo Godang HKBP Batangtoru, sementara kondisi akses jalan mulai normal sejak 28 November.

Dalam rilisnya, Ephorus HKBP mengajak seluruh jemaat untuk fokus berdoa dan berbuat sesuai kemampuan masing-masing. Ia juga mengingatkan para pejabat dan pengusaha yang diduga terlibat korupsi dan menjadi penyebab bencana ekologis untuk bertobat.

"Kita fokus berdoa dan berbuat yang bisa kita lakukan. Juga berdoa bagi para pejabat dan pengusaha yang korup dan penyebab musibah ini untuk bertobat demi bumi yang lestari dan masyarakat yang sejahtera," tulis Pdt Viktor Tinambunan.

Ia juga mendoakan para pejabat dan pengusaha yang memiliki integritas agar tetap bertahan dalam karakter baiknya (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Menteri Kesehatan Hadiri Puncak Tahun Kesehatan HKBP Taman Mini
Dandim 0204/DS Tinjau Banjir di Seibamban Sergai, 448 Rumah Terendam
Pemukiman Warga dan Jalinsum P Siantar-Parapat Banjir
Drainase Buruk, Ratusan Rumah Warga di Marelan Terendam Banjir
Simpang Empat Saribudolok Langganan Banjir
DPRDSU Minta Pemprovsu Beri Perhatian Khusus ke Madina, Dua Kali Diterjang Banjir
komentar
beritaTerbaru