Banyak SPBU mengalami penumpukan kendaraan akibat meningkatnya kebutuhan BBM dan keterbatasan pasokan di beberapa titik, sehingga memicu antrean yang sulit dikendalikan tanpa pengawasan aparat.
"Apa yang terjadi di Silangit bukan kasus tunggal. Kita lihat belakangan ini di banyak SPBU di daerah lain juga muncul antrean panjang, bahkan ada yang sampai menimbulkan gesekan antarwarga. Karena itu, langkah cepat pihak kepolisian sangat patut diapresiasi," lanjut Gabriel.
Ia berharap koordinasi antara aparat, pemerintah daerah, dan pihak SPBU dapat terus ditingkatkan untuk mengantisipasi kepadatan serupa, terutama menjelang akhir pekan dan musim liburan ketika arus kendaraan meningkat.
Dengan situasi di SPBU Silangit yang kini kembali kondusif, Gabriel menilai langkah tersebut menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga keamanan dan ketertiban pelayanan distribusi BBM. (*)