Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Masinton Pasaribu Fokus Tangani Bencana Tapteng, Hingga Tidur di Kantor Bupati

Marlon Pasaribu - Rabu, 31 Desember 2025 21:50 WIB
1.938 view
Masinton Pasaribu Fokus Tangani Bencana Tapteng, Hingga Tidur di Kantor Bupati
Foto: harianSIB.com/Rossy Hutabarat
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat menjawab wawancara wartawan di Kantor Bupati Tapteng, Pandan, Rabu (31/12/2025).

"Ini kerja keras semua pihak, baik instansi pemerintah maupun elemen masyarakat dan komunitas. Banyak desa yang belum sepenuhnya terjangkau," katanya.

Ia juga mengapresiasi solidaritas yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Timur, Jawa, hingga wilayah Sumatera lainnya, yang turut membantu warga Tapteng terdampak bencana.

"Solidaritas inilah yang menjadi kekuatan dalam proses penanggulangan bencana, saling bahu-membahu," ujarnya.

Pasca bencana, dilaporkan masih ada empat desa dan dua dusun yang terisolasi. Beberapa wilayah bahkan direncanakan untuk direlokasi karena berada di lereng perbukitan dengan tingkat kerawanan tinggi.

Terkait estimasi kerugian akibat bencana, Masinton menyebut angka sementara mencapai Rp5,4 triliun, meliputi kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan, pertanian, permukiman, serta kerugian ekonomi masyarakat. Namun angka tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah.

Ia menegaskan, penataan ulang kawasan terdampak menjadi hal mendesak, termasuk pengembalian fungsi kawasan bantaran sungai, penataan permukiman, serta rehabilitasi lingkungan berbasis kelestarian alam.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ratusan Petani Sirapit Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan BPN Langkat
Demo Aliansi Buruh Tolak Penetapan UMK di Kantor Bupati Deliserdang
Terlibat Dugaan Penipuan Proyek, Mantan Bupati Tapteng Diadili
Ratusan ‟Omak-omak‟ dan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor Bupati Asahan
Kontraktor Swakelola Datangi Kantor Bupati, Sebut Pemkab Kalah Kasasi di MA
Tuntut Hak, Buruh PT Aek Nagali Labura Demo ke Kantor Bupati dan DPRD
komentar
beritaTerbaru