Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Di Tapanuli, Hashim Peringatkan Perubahan Iklim Global Picu Bencana Berulang di Indonesia

Anwar Lubis - Minggu, 11 Januari 2026 18:58 WIB
887 view
Di Tapanuli, Hashim Peringatkan Perubahan Iklim Global Picu Bencana Berulang di Indonesia
Foto harianSIB.com/Anwar Lubis
Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menyampaikan peringatan tentang dampak perubahan iklim global dalam Dialog Kebangsaan di Gedung Raja Pontas Lumbantobing, Kompleks HKBP Pearaja Tarutung, Taput, Minggu (11/1/2026).

"Maaf saya agak sedikit pesimis mengenai perubahan iklim. Perubahan iklim ini terjadi dimana-mana, bukan di Indonesia. Dan kita lihat bencana alam terjadi di Amerika, terjadi di Eropa, terjadi di Brazil, Amerika Selatan, terjadi dimana-mana," ujarnya.

Hashim mengungkapkan bahwa pemerintah terpaksa membangun tanggul laut raksasa untuk melindungi lahan pertanian di Pantai Utara Jawa.

"Pemerintah dengan sangat terpaksa sudah memutuskan untuk membangun tanggul laut raksasa yang panjangnya saya dengar bisa sampai 600 sampai 800 kilometer," katanya.

Tanggul tersebut dibangun untuk menjaga kelestarian sawah di Pantura Jawa yang menjadi sumber penghidupan 80 hingga 100 juta jiwa.

"Ini untuk menjaga kelestarian sawah-sawah yang terletak, lahan sawah terletak di Pantura Pulau Jawa, di mana kalau tidak salah 80 sampai 100 juta hidupnya tergantung pada kelestarian sawah itu," jelasnya (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Erry Nuradi dan Bobby Nasution Ramaikan Gerakan #2019 Kita Tetap Bersaudara dan Selamanya
Pertumbuhan Populasi hingga Perubahan Iklim Jadi ‟Kambing Hitam‟ Kebakaran California
Sabrina Ajak Seluruh Masyarakat Bersama Lestarikan Lingkungan Hidup
Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkerk Usul Hapus Pembahasan Sekolah Minggu di UU
20 Negara Kepulauan Rembuk Bahas Perubahan Iklim di Manado
Dipecat, Kader Gerindra Gugat Prabowo Subianto
komentar
beritaTerbaru