Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Investor Asal Tiongkok Akan Kembangkan Budi Daya Bawang Putih di Humbahas

Sahat M. Sihite - Sabtu, 25 April 2026 10:57 WIB
153 view
Investor Asal Tiongkok Akan Kembangkan Budi Daya Bawang Putih di Humbahas
Foto Dok/Kominfo
BERSAMA : Direktur PT Zhigongfang, Liu Yuantao foto bersama dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Humbahas Martogi Purba, di Pelataran Kantor Bupati Humbahas, Jumat (24/4/2026).

Humbahas(harianSIB.com)

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) menyambut baik rencana investasi pengembangan budi daya bawang putih oleh perusahaan asal Tiongkok, PT Zhigongfang. Hal ini disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Martogi Purba ketika menerima rombongan di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026).

Turut mendampingi asisten menerima rombongan Sekretaris Dinas Pertanian, Emy Lisda Situmorang, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Mariani F. Sinaga.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur PT Zhigongfang, Liu Yuantao, menyampaikan bahwa perusahaannya bergerak dalam pengembangan industri bawang putih secara terintegrasi, mulai dari budi daya skala besar, pengolahan hasil pertanian berkualitas tinggi, hingga kegiatan distribusi dan perdagangan.

Perusahaan ini mengusung filosofi "Teknologi memberdayakan pertanian, kualitas menghubungkan dunia" dengan komitmen membangun ekosistem industri pertanian yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing global.

Baca Juga:
Rencana pengembangan budi daya bawang putih ini akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Humbahas dengan cakupan lahan sekitar 1.000 hektare. Dalam pelaksanaannya, PT Zhigongfang juga berencana mengembangkan beberapa varietas unggul bawang putih dengan dukungan bibit berkualitas yang akan diimpor dari Tiongkok, serta penerapan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan hasil produksi.

Investasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian daerah, memperkuat rantai pasok komoditas bawang putih, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani lokal. Selain itu, program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bawang putih.

Pelaksanaan kegiatan direncanakan melalui dua skema, yakni pengelolaan langsung oleh perusahaan dan pola kemitraan bersama petani lokal. Melalui skema kemitraan ini, diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta terbukanya peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Pemkab Humbahas pada prinsipnya mendukung rencana investasi tersebut, dengan tetap menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan pemanfaatan lahan. Langkah ini dinilai penting guna memastikan adanya kesepahaman bersama serta meminimalisir potensi konflik di kemudian hari.

Dengan adanya rencana investasi ini, Kabupaten Humbahas diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu sentra produksi bawang putih unggulan di Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Free Float Jadi Kunci Pasar Modal Sehat, BEI Perketat Aturan
Viktor Silaen: Investor Jepang Bidik Toba, Saatnya Pertanian dan Pariwisata Naik Kelas
Generasi Muda Dominasi Jumlah Investor di Sumut, Aset Terbesar Masih Milik Investor Senior
IHSG Terjun 4,57 Persen, Gejolak Global Tekan Pasar Keuangan
Perdagangan BEI 2026 Dibuka, OJK Tekankan Integritas Pasar dan Ekonomi Hijau
Zeira Salim Ritonga Dorong Pemkab/Pemko Kaji Matang Secara Komprehensif Penetapan UMK
komentar
beritaTerbaru