Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 Juli 2026

Komisi II DPRD Tebingtinggi Soroti Sepinya Pusat Konveksi Pasar Kain

Martin Siagian - Rabu, 29 April 2026 15:35 WIB
647 view
Komisi II DPRD Tebingtinggi Soroti Sepinya Pusat Konveksi Pasar Kain
(Foto harianSIB.com/Martin Siagian)
Komisi II DPRD Kota Tebingtinggi saat melakukan kunjungan ke Pusat Konveksi Pasar Kain di Jalan MT Haryono No 72, Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Rabu (29/4/2026).

Tebingtinggi(harianSIB.com)

Komisi II DPRD Kota Tebingtinggi menyoroti kondisi Pusat Konveksi Pasar Kain di Jalan MT Haryono No 72, Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebingtinggi Kota, yang dinilai belum berjalan optimal meski telah diresmikan sekitar dua bulan lalu.

Sorotan itu disampaikan saat kunjungan lapangan Komisi II DPRD Tebingtinggi, Rabu (29/4/2026), yang diikuti anggota dewan Zainal Arifin Tambunan, Kharuddin Nasution dan Marini, didampingi Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Tebingtinggi Marimbun Marpaung.

Pantauan harianSIB.com di lokasi, sejumlah kios tampak kosong dan belum ditempati. Dari banyaknya kios yang tersedia, hanya tiga kios terisi, bahkan satu di antaranya disebut baru mulai menempati kios tersebut.

Selain itu, sejumlah fasilitas pasar juga menjadi perhatian, di antaranya hydrant di dalam box yang dilaporkan hilang, serta drainase lantai atas area parkir yang kurang baik sehingga menyebabkan genangan saat hujan turun.

Baca Juga:
Salah seorang penjahit yang menempati kios, Fitra, mengaku berterima kasih atas bantuan mesin jahit yang dipinjamkan pemerintah.

"Saya sangat berterima kasih atas mesin yang dipinjamkan, dan berharap dengan bertempat di sini dapat mempromosikan usaha saya serta mendapat banyak pesanan," ujarnya.

Zainal Arifin Tambunan mengaku kecewa melihat kondisi pusat konveksi yang masih sepi. Menurutnya, dinas terkait perlu lebih serius agar fasilitas tersebut memberi manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha.

"Kalau hanya tiga kios yang buka, tentu pembeli juga kurang tertarik datang. Pemerintah kota harus membantu agar para pedagang memperoleh omzet," katanya.

Ia menambahkan, kerja sama dengan instansi pemerintah dapat menjadi salah satu solusi, seperti pengadaan seragam sekolah, gorden kantor, maupun kebutuhan lain yang melibatkan pelaku konveksi setempat.

Senada dengan itu, Kharuddin Nasution menyebut revitalisasi pasar yang didanai pemerintah daerah harus segera memberikan dampak nyata bagi pedagang.

Sementara Marini meminta komitmen pelaku usaha untuk membuka kios setiap hari agar kawasan tersebut menjadi pusat perdagangan yang hidup.

"Kami meminta pengusaha konveksi buka setiap hari. Kalau semua kios buka, ini akan menjadi daya tarik pembeli dan pedagang lain," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Tebingtinggi, Marimbun Marpaung, mengatakan pihaknya akan menerbitkan surat edaran kepada instansi-instansi agar bermitra dengan pelaku konveksi di lokasi tersebut.

"Saya yakin kerja sama dengan instansi dapat mendukung pelaku konveksi dan menjadi sumber retribusi untuk operasional pasar ini," katanya.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
20 Kelurahan di Tebingtinggi Terima Bantuan CSR dari LPCI
Sambut Natal, Jemaat GBKP dan Polres Tebingtinggi Bersihkan Gereja
Paripurna DPRD Tebingtinggi Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Molor 1,5 Jam
16 Klub Ikuti Turnamen Voli Piala Kapolres Tebingtinggi
Seorang DPO Kasus Curat Diringkus Polres Tebingtinggi di Simalungun
Seorang dari Komplotan Bajing Loncat Tewas Dihajar Massa di Tebingtinggi
komentar
beritaTerbaru