Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 03 Mei 2026

Bupati Tapteng : Peringatan Hardiknas Momentum Refleksi Spirit Pendidikan

Rosianna Anugerah Hutabarat - Sabtu, 02 Mei 2026 18:04 WIB
191 view
Bupati Tapteng : Peringatan Hardiknas Momentum Refleksi Spirit Pendidikan
Foto: Diskominfo Tapteng
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu pimpin upacara Hardiknas 2026, Sabtu (2/5/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, memimpin upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di Lapangan Bola Kaki Pandan, Tapteng, Sabtu (2/5).

Upacara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekdakab, Pimpinan OPD, Ketua TP PKK Tapteng Rismawati Sitorus dan wakilnya Masnoni Simatupang serta perwakilan guru dan pelajar tingkat pendidikan SLTP hingga SLTA sederajat.

Masinton, yang bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan naskah pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.

"Peringatan hari pendidikan nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi meneguhkan dan menghidupkan spirit pendidikan nasional," ujarnya.

Baca Juga:
"Pada hakekatnya, pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuh kembangkan fitrah kodrat alamiah manusia atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia," lanjut Masinton.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, menerapkan Deep Learning atau pendekatan pembelajaran mendalam sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Program deep learning merupakan kebijakan pemerintah untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

"Sebuah adagion populer menyebutkan, jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas," kata Bupati Tapteng.

Kemendikdasmen juga telah menetapkan 5 kebijakan strategis untuk mendukung pelaksanaan program deep learning. Revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran sebagai salah satu program Presiden Prabowo Subianto.

Revitalisasi dan digitalisasi dimaksudkan agar pembelajaran berlangsung dalam lingkungan fisik yang nyaman dan sarana memadai.

"Berbagai teori pendidikan menyebutkan bahwa lingkungan belajar yang nyaman dan sarana yang memadai merupakan faktor penting, yang mendukung motivasi dan keberhasilan belajar," kata Masinton.

Pada tahun 2025, program pembangunan dan revitalisasi telah dilakukan untuk 16.167 satuan pendidikan.

"Program digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan papan interaktif digital atau PID telah didistribusikan dan dipergunakan, di lebih dari 22.800 satuan pendidikan," ungkap Masinton.

"Sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh untuk menjadikan indonesia sebagai negara yang maju, makmur, dan bermartabat," pungkasnya.

Serangkaian dengan pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas tahun ini, Masinton bersama unsur Forkopimda menyerahkan piagam penghargaan.

Piagam diberikan kepada sejumlah kepala sekolah tangguh dan tanggap bencana, serta siswa SLTP berprestasi dan lulus melanjutkan pendidikan lanjutan ke sekolah unggulan. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hardiknas 2026, Pemkab Deliserdang Paparkan Kondisi Pendidikan dan Langkah Pembenahan
Wabup Nisel: Pendidikan Bukan Sekedar Proses Transfer Ilmu, Melainkan Upaya Memanusiakan Manusia
Siswa dan Guru SMAN 1 Dolok Batunanggar Ikuti Upacara Bendera Peringati Hardiknas
Guru dan Kepala Sekolah Kenakan Pakaian Adat, SMKN 1 Siantar Gelar Upacara Peringatan Hardiknas
Bupati Deliserdang Motivasi Siswa SMAN 1 Lubukpakam Tekun Belajar Menuju Indonesia Emas
Cerdas Cermat dan Fashion Show Semarakan Hardiknas di SMK Negeri 1 Kualuh Hulu
komentar
beritaTerbaru