Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 21 Mei 2026

Warga Sungai Apung Labura Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Kualuh

Chairul Fahmi Matondang - Kamis, 21 Mei 2026 14:56 WIB
247 view
Warga Sungai Apung Labura Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Kualuh
Foto : Dok / Arifin
EVAKUASI : Petugas Basarnas Tanjungbalai dan BPBD Labura mengevakuasi mayat terapung dari Sungai Kualuh di Desa Sungai Apung, Kamis (21/5/2026).

Sungai Apung(harianSIB.com)

Akhirnya, Lakimin Sihotang (46) yang awalnya dikabarkan diserang buaya saat memancing di Sungai Kualuh di Desa Sungai Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, ditemukan tewas terapung di Sungai Kualuh di Desa Sungai Apung, Senin (21/5/2026) pagi.

Penemuan mayat itu dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Labura, Arifin, Kamis (21/5/2026) siang dan disebutkan, korban bukan diserang buaya.

Arifin menjelaskan, yang pertama kali menemukan mayat korban itu warga Desa Sungai Apung dan selanjutnya dilaporkan ke pihak BPBD, Basarnas Tanjungbalai dan aparat terkait.

Pihak BPBD bersama Basarnas Tanjungbalai dan aparat terkait bersama warga, mengevakuasi mayat korban dan langsung dibawa ke rumah korban.

Baca Juga:
Arifin menjelaskan, mayat korban ditemukan terapung berjarak sekitar dua kilo meter arah ke hilir dari awal lokasi korban dikabarkan hilang, Selasa (19/5/2026) sore.

Diberitakan sebelumnya, Lakimin Sihotang diduga diserang buaya saat memancing ikan di Sungai Kualuh di Desa Sungai Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Selasa (19/5/2026) sore dan malam harinya warga berupaya mencari korban, tetapi tidak ditemukan.

Lalu, pada Rabu (20/5/2026), pencarian korban dilakukan kembali, melibatkan BPBD Labura, Basarnas Tanjungbalai dan masyarakat, namun korban tidak juga ditemukan.

Kepala BPBD Labura menyebutkan, pencarian menggunakan dua perahu karet ditambah sejumlah perahu motor milik warga.

Diberita sebelumnya juga disebutkan, informasi korban diduga diserang buaya dilaporkan oleh anak dan menantu korban kepada aparatur desa dan akhirnya sampai ke pihak BPBD Labura.

Anak dan menantu korban melaporkan, korban pergi memancing, Selasa (19/5/2026) sekira pukul 15.00 WIB dan sampai pukul 19.00 WIB korban belum pulang ke rumah.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tanggul Sungai Kualuh Beberapa Kali Jebol, Warga Sialangtaji Minta Perbaikan
Mayat Terapung di Perairan Batubara Diduga Terkait Kasus Pembunuhan di Tanjungmorawa
Syamsul Arifin: Saya Melayu Dukung Bandara Pakai Nama Pahlawan Batak Sisingamangaraja XII
Ketua PB MABMI Syamsul Arifin: Pilkada Jangan Memutus Silaturahim
Syamsul Arifin Terharu Dikunjungi Sihar Sitorus di Hari Lebaran
Datok H Syamsul Arifin Ajak Pilih Djarot-Sihar
komentar
beritaTerbaru