Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 12 Juni 2026

Pemkab Tapteng Raih Peringkat 1 Capaian Realisasi Investasi

Rosianna Anugerah Hutabarat - Jumat, 12 Juni 2026 19:19 WIB
147 view
Pemkab Tapteng Raih Peringkat 1 Capaian Realisasi Investasi
Foto: Diskominfo Tapteng
Wabup Tapteng Mahmud Efendi Lubis (tengah) saat menerima penghargaan dari Gubsu Bobby Nasution (kiri) di Open Stage Parapat, Kamis (11/6/2026).

Parapat(harianSIB.com)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) menorehkan prestasi dengan mencatatkan realisasi investasi tertinggi.

Pemkab raih peringkat 1 capaian realisasi investasi sebesar Rp. 289.899.990.000 di Provinsi Sumatera Utara tahun 2025.

Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, dalam ajang Pekan Inovasi dan Investasi tahun 2026 yang berlangsung di Open Stage Parapat, Kamis (11/6/2026).

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi.

Baca Juga:
"Prestasi ini merupakan buah dari konsistensi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan ramah bagi para penanam modal," kata Wabup dalam rilis yang diterima Jumat (12/6/2026).

Ia menyampaikan, ini merupakan komitmen dari Pemkab Tapteng yang selalu terbuka dan akan selalu mendukung setiap kegiatan ekonomi dengan para investor yang ingin berinvestasi di Tapanuli Tengah.

Namun, lanjut Mahmud, pihaknya juga mengimbau para pengusaha untuk memperhatikan lingkungan, sosial budaya dan tidak bertentangan dengan hukum.

Menurutnya, sektor perkebunan, energi dan UMKM merupakan menjadi penyumbang investasi yang baik.

"Besarnya investasi yang masuk ke Tapanuli Tengah dapat membuka lapangan kerja dan mendorong pemerataan pembangunan di berbagai wilayah. Dengan demikian, dapat menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat," ujar Wabup.

Sebelumnya, Gubsu Bobby Nasution, menekankan pentingnya sinergi antara investasi dan pengembangan UMKM.

Ditegaskan, pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Sumatera Utara perlu membawa data UMKM yang sudah memiliki studi kelayakan yang terstruktur.

"UMKM tidak hanya dibina secara umum, tetapi harus dianalisis kelayakannya agar bisa naik kelas dan memiliki daya saing," imbuh Bobby Nasution.

Gubsu mengungkapkan, bahwa Pemprov Sumut terus menggenjot daya saing UMKM melalui percepatan digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, kemudahan perizinan, hingga fasilitasi sertifikasi halal.

"Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas produk lokal agar mampu bermitra dengan pelaku usaha besar dan menembus pasar yang lebih luas," pungkasnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Edy Rahmayadi Dorong Seluruh Pemda Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian
Dua Pebalap Astra Honda Raih Podium di Thailand Talent Cup Seri ke-6
Jokowi Minta Para Menteri Siapkan Jurus Baru Kerek Investasi
Nasabah Cabang Koordinator Medan Raih Hadiah Rp 1 Miliar
RI Bidik Investasi Kelapa Sawit dan Wisata di Kepulauan Solomon
Pemkab Deliserdang Terima Penghargaan Natamukti 2018 dari Menkop dan UKM
komentar
beritaTerbaru