Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

Warga Pertanyakan Kejelasan Jadup, Ini Kata Bupati Masinton Pasaribu

Rosianna Anugerah Hutabarat - Rabu, 17 Juni 2026 21:46 WIB
571 view
Warga Pertanyakan Kejelasan Jadup, Ini Kata Bupati Masinton Pasaribu
Foto: Diskominfo Tapteng
Bupati Masinton Pasaribu (pakai kacamata) menemui massa Aliansi Masyarakat dan Pemuda Tapanuli Tengah di depan Kantor Bupati Tapteng, Rabu (17/6/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Pemuda Tapanuli Tengah mendatangi melakukan aksi damai di depan Kantor Bupati Tapteng, Rabu (17/6/2026)

Ways Al Kahrony Pulungan berorasi, kedatangan mereka guna meminta kejelasan hasil pendataan jaminan hidup (Jadup) tahap 2 dan 3 bagi korban banjir dan longsor 2025 lalu.

Massa aliansi mendesak pemerintah daerah bisa segera menyalurkan secara menyeluruh bantuan sosial itu kepada penyintas bencana banjir bandang dan longsor di Tapteng.

"Kita (massa aliansi) sudah berada di depan Kantor Bupati Tapanuli Tengah, dengan satu pertanyaan yang sama, kapan Jadup cair," teriak Orator massa tersebut.

Baca Juga:
Para demonstran juga melontarkan hujatan karena dianggap lambat menyelesaikan permasalahan pada pendataan warga terdampak bencana.

"Hari ini, kita katakan Pemkab Tapteng hanya omo-omon saja. Sepakat?," pekik Waiys, disambut riuh suara massa aksi.

Penyampaian aspirasi demonstran di lokasi tersebut diterima oleh Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.

Di hadapan warga, Bupati menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan proses penyaluran bantuan yang terjadi. Dia menegaskan bahwa kendala tersebut sama sekali tidak didasari oleh kesengajaan.

"Sejak awal bencana, pendataan telah dilakukan secara transparan dengan memprioritaskan korban yang paling terdampak," ujar Masinton.

Dijelaskan, kendala teknis muncul saat proses sinkronisasi data. Terdapat data yang tidak sesuai dengan sistem, sehingga belum dapat diterima.

Pemerintah Kabupaten, lanjut Masinton, harus memastikan data yang diajukan memenuhi Petunjuk Teknis (Juknis) yang ditetapkan oleh Kementerian, khususnya terkait kriteria By Name By Address (BNBA).

"Saya sudah mewanti-wanti kepada OPD untuk tidak melakukan penyelewengan terhadap hak masyarakat. Tidak ada unsur politik maupun kepentingan pribadi di sini. Saya ingin agar masyarakat secepatnya terbantu," tegasnya. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Merasa Dianiaya saat Rapat, Plt Lurah Padang Masiang Lapor Polisi
Tak Terima Dibentak Ketua DPRD Tapteng, Plh Lurah Padang Masiang Gebrak Meja
Kantor Lurah Lubuk Tukko Disegel Warga, Camat Turun Tangan Cari Solusi
Kepling 3 Padang Masiang Dicopot, Imbas Isu Pungli Jadup
Puluhan Warga Tapteng Sampaikan Aspirasi Soal Jadup
BNPB Janjikan Warga Sibuluan Indah Terdaftar Penerima Jadup
komentar
beritaTerbaru