Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 Juli 2026

UNITA dan KMDT Teken MoU Pengembangan SDM Pariwisata Kawasan Danau Toba

Redaksi - Selasa, 30 Juni 2026 10:14 WIB
704 view
UNITA dan KMDT Teken MoU Pengembangan SDM Pariwisata Kawasan Danau Toba
Foto: Dok
TANDATANGANI: Rektor UNITA Dr Meslin Silalahi menandatangani nota kesepahaman dengan Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung, Kamis (25/6) di Kaldera Nomanic Sibisa Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba.

Toba(harianSIB.com)

Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) Silangit Siborongborong bersama Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam pendidikan, riset dan pengabdian masyarakat di sektor pariwisata.

Penandatangan MOU berlangsung di sela-sela pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Kaldera Nomani Sibisa Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba, Kamis (25/6). Nota kesepahaman sebagai bentuk penguatan kolaborasi kelembagaan ini ditandatangani oleh Rektor UNITA Dr Meslin Silalahi dan Edison Manurung selaku Ketua Umum KMDT.

Rektor UNITA Dr Meslin Silalahi usai penandatangan nota kesepahaman ini kepada wartawan mengatakan, langkah ini selain sebagai bentuk penguatan kolaborasi kelembagaan khususnya perguruan tinggi yang ada di kawasan Danau Toba, juga sebagai langkah strategis memperkuat peran perguruan tinggi dalam pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat di sektor pariwisata.

"Ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian kepada Masyarakat, khususnya pengembangan sumber daya manusia dalam bidang pariwisata yang mana saat ini Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia," ungkapnya.

Baca Juga:
Sebelumnya KMDT dan Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema "SDM Unggul Menunuju Destinasi Wisata Berkelanjutan di Kawasan Danau Toba" dengan mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, tokoh adat, generasi muda serta pelaku pariwisata.

Dalam FGD ini terungkap bahwa keberhasilan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas tidak semata-mata ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan atraksi wisata. Faktor penentu utamanya adalah kesiapan masyarakat lokal sebagai pelaku utama pariwisata yang profesional, adaptif, berintegritas, berwawasan lingkungan, dan tetap berakar pada kearifan budaya Batak Toba.

Kegiatan ini dibuka melalui keynote speech bertema "SDM Unggul Menuju Destinasi Wisata Berkelanjutan" oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Reza Fahlevi. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kejari Gunungsitoli Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perkuat Perlindungan Pekerja
KONI Labuhanbatu Gandeng Soho Billiard Siapkan Atlet Bidik Prestasi Porprovsu 2026
Dosen UNITA Edukasi Siswa SMAS Singosari Delitua Waspadai Penipuan AI dan UU ITE
Sumut Siapkan Rumah Sakit Bertaraf Internasional
Mahasiswa Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Dalami Teori Manajemen Bisnis Pariwisata
Trump Teken MoU Damai dengan Iran
komentar
beritaTerbaru