Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 Juli 2026

Nota Ziliwu: Infrastruktur Bukan Sekadar Proyek, tetapi Investasi Ekonomi Jangka Panjang

Normalius Gori - Senin, 13 Juli 2026 12:31 WIB
89 view
Nota Ziliwu: Infrastruktur Bukan Sekadar Proyek, tetapi Investasi Ekonomi Jangka Panjang
Foto: harianSIB.com,/Normalius Gori
DIWAWANCARAI : Notatema Ziliwu saat diwawancarai, Senin (13/7/2026).

Gunungsitoli(harianSIB.com)

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Peduli Nias (PPN) Kota Gunungsitoli, Nota Ziliwu, menilai pembangunan jalan dan jembatan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepulauan Nias. Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci penting dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di daerah kepulauan tersebut.

Nota Ziliwu saat diwawancarai harianSIB.com, Senin (13/7/2026) mengatakan pembangunan infrastruktur tidak boleh dipandang sebatas proyek fisik, melainkan sebagai investasi ekonomi jangka panjang. Jalan yang layak dinilai mampu memangkas biaya logistik, mempercepat distribusi barang, membuka peluang investasi, serta meningkatkan daya saing sektor pertanian, perikanan, UMKM, hingga pariwisata yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Nias.

"Selama bertahun-tahun masyarakat Kepulauan Nias harus menanggung biaya ekonomi yang tinggi akibat banyak ruas jalan provinsi mengalami kerusakan. Ketika waktu tempuh semakin lama, biaya transportasi meningkat, harga kebutuhan pokok ikut naik, sementara hasil pertanian masyarakat dijual dengan harga rendah karena tingginya ongkos distribusi. Kondisi seperti ini ikut mempertahankan tingkat kemiskinan," ujar Nota Ziliwu, Senin (13/7/2026).

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur harus menjadi bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di sejumlah daerah di Kepulauan Nias masih berada di atas rata-rata nasional. Karena itu, percepatan pembangunan dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga:
Menurut Nota, infrastruktur yang memadai akan memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Perbaikan jalan provinsi diyakini dapat menurunkan biaya angkut hasil pertanian, mempercepat mobilitas masyarakat, menarik investasi, meningkatkan kunjungan wisatawan, hingga memperluas aktivitas perdagangan yang pada akhirnya membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

DPC PPN Kota Gunungsitoli juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan kebijakan yang memperkuat sektor-sektor produktif. Pemerintah didorong mengembangkan kawasan pertanian, perikanan, UMKM, serta destinasi wisata agar konektivitas yang telah dibangun benar-benar menghasilkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kepulauan Nias.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Erry Nuradi dan Bobby Nasution Ramaikan Gerakan #2019 Kita Tetap Bersaudara dan Selamanya
Jalan Rusak di Bandarkhalifah Picu Naiknya Ongkos Angkut Hasil Pertanian
Ini Penyebab RI Kurang Modal Buat Genjot Pertumbuhan Ekonomi
Termiskin di Humbahas, Desa Sigulok dan Sanggarbatu Butuh Infrastruktur Jalan
Petani Harapkan Daftar Harga Pertanian di Simalungun
komentar
beritaTerbaru