Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 23 September 2026

Wamenkes Targetkan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga Samosir Beroperasi Tahun Depan

Frans Koberty Simanjuntak - Rabu, 22 Juli 2026 19:07 WIB
544 view
Wamenkes Targetkan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga Samosir Beroperasi Tahun Depan
Foto: Dok. Kominfo Samosir
Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus disambut Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, sebelum melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Hadrianus Sinaga, Pangururan, Kabupaten Samosir, Rabu

Samosir(harianSIB.com)

Pembangunan gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Hadrianus Sinaga, Kabupaten Samosir, resmi dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benyamin Paulus Octavianus, bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri, Elfin Elyas, di kompleks RSUD Hadrianus Sinaga, Rabu (22/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Samosir.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan selamat datang di Negeri Indah Kepingan Surga, titik awal peradaban Batak. Kehadiran Bapak Wakil Menteri menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami. Bangunan Cathlab ini sudah lama kami nantikan karena menjadi kebutuhan penting untuk melengkapi pelayanan kesehatan masyarakat," ujar Vandiko.

Ia menjelaskan, sebelumnya RSUD Hadrianus Sinaga telah memperoleh bantuan pembangunan ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dari Kementerian Kesehatan. Karena itu, Pemkab Samosir berharap dukungan pemerintah pusat berlanjut melalui penyediaan peralatan Cathlab setelah pembangunan gedung selesai.

Baca Juga:
"Setelah gedung ini selesai, kami berharap Kementerian Kesehatan dapat membantu penyediaan peralatan Cathlab sehingga pelayanan jantung di Samosir benar-benar dapat berjalan maksimal," katanya.

Vandiko juga mengungkapkan, Kabupaten Samosir berhasil mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) kategori Madya selama tiga tahun berturut-turut, dengan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan mencapai 99,8 persen.

Menurutnya, penguatan fasilitas kesehatan sangat penting mengingat Samosir merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang setiap tahun dikunjungi sekitar 2,4 juta wisatawan.

Selain pembangunan Cathlab, Bupati mengusulkan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), penambahan puskesmas di kawasan Tele sebagai pintu masuk Kabupaten Samosir, serta dukungan peralatan untuk Puskesmas Ambarita yang telah selesai direnovasi.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus menegaskan pembangunan Cathlab merupakan bagian dari keberlanjutan program pembangunan kesehatan nasional.

Menurutnya, pemerintah terus memperkuat berbagai program prioritas, seperti pembangunan rumah sakit, penanganan penyakit jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, percepatan eliminasi tuberkulosis, hingga Program Cek Kesehatan Gratis.

"Program-program baik yang telah dirintis sebelumnya terus kami lanjutkan. Di era Presiden Prabowo, kami memperkuatnya dengan pemberantasan Tuberkulosis dan Program Cek Kesehatan Gratis agar masyarakat lebih sehat dan penyakit dapat dicegah sejak dini," ujarnya.

Benyamin juga mengungkapkan RSUD Hadrianus Sinaga termasuk dalam sekitar 400 rumah sakit daerah yang akan direnovasi oleh Kementerian Kesehatan.

"Rumah sakit ini sudah cukup tua dan membutuhkan peremajaan. RSUD Hadrianus Sinaga menjadi salah satu rumah sakit yang akan kami renovasi agar pelayanan kesehatan semakin baik," katanya.

Ia menargetkan pembangunan gedung Cathlab dapat selesai tahun ini sehingga mulai beroperasi pada tahun depan.

"Saya akan memantau langsung progres pembangunannya. Tahun depan Cathlab ini harus sudah beroperasi sehingga masyarakat Samosir yang mengalami penyakit jantung tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah," tegasnya.

Selain pembangunan fasilitas kesehatan, Wamenkes juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan melalui pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit yang efisien tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain istri Wakil Menteri Kesehatan RI Ny. Linda Octavianus Taroreh, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Muhammad Faisal Hasrimy, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Dina Hutapea, Kepala Dinas Kominfo Samosir Immanuel Sitanggang, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga Iwan H. Sihaloho, serta jajaran pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kuasa Hukum: Kesaksian di Sidang Tipikor Perkuat Enda Ketaren Tak Bersalah
Polda Sumut Proses 187 Personel, 60 Diantaranya Kasus Narkoba
PH Enda Ketaren Optimis Eksepsi Dikabulkan, Tegaskan Pekerjaan Masih dalam Jangka Waktu Tanggung Jawab Kontraktor
Polda Sumut Proses 2 Personel Polres Samosir Terlibat Narkoba
PSBI Dorong Pelestarian Budaya Batak
Bobby Nasution Siapkan SMK Pariwisata di Samosir dan Tindak Lanjuti Masukan PSBI
komentar
beritaTerbaru