Prof Ningrum: Perubahan Kontrak Bisnis Tidak Serta-Merta Menjadi Perbuatan Melawan Hukum
Medan(harianSIB.com)Ahli Hukum Persaingan Usaha sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Dr Ningrum Natasy
Kutacane(harianSIB.com)
Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry SE MM meminta kepada Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, agar memasukkan kegiatan Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara menjadi kegiatan provinsi, sehingga tidak memberatkan pembiayaan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.
Permintaan tersebut disampaikan bupati saat membuka kegiatan Kontes Durian Lokal ke 2, tingkat Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2026, di lapangan Pemuda Babussalam Aceh Tenggara, Minggu (26/7/2026).
Bupati berharap, kegiatan Kontes Durian yang sudah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara tersebut tidak hanya sebatas kegiatan seremonial semata, tetapi mampu sebagai daya ungkit ekonomi yang sangat luar biasa.
Durian bukan sekedar buah musiman yang kita nikmati ketika panen tiba, durian bagi masyarakat Aceh Tenggara sebagai identitas daerah, warisan budaya, kekayaan hayati sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat, khususnya bagi petani Aceh Tenggara.
Baca Juga:Di berbagai kecamatan masih berdiri pohon durian yang berumur puluhan bahkan ratusan tahun, menghasilkan buah dengan citarasa, aroma, tekstur dan karakter yang baik, kekayaan ini merupakan anugrah Allah SWT.

Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry SE MM, Wakil Bupati dr Heri Al Hilal, Plt Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh Dr Ir Azanuddin SP MP, unsur Forkopimda dan para juri foto bersama dengan para pemenang Kontes Durian Lokal Ke 2 Tingkat Kabupaten Aceh Tenggara, di Lapangan Pemuda Babussalam Aceh Tenggara, Minggu (26/7/2026) (foto harianSIB.com/Armentoni Munthe).
Bupati juga menyampaikan, pemerintah sengaja menghadirkan juri nasional dan juri internasional dari Malaysia dalam kegiatan ini, ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara akan menjadikan durian sebagai bibit unggulan Kabupaten Aceh Tenggara, pungkasnya.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Dr. Ir. Azanuddin Kurnia SP MP dalam arahannya mengatakan, berkat kerjasama dan kolaborasi kita bersama pada Kontes Durian yang pertama kemaren, pemenang juara satunya durian johnson sudah keluar tanda daftar varietas unggul lokal.
Jadi kami mohon satu kali lagi digelar, kita lakukan penelitian bisa diusulkan naik menjadi unggul nasional. Kalau sudah unggul nasional, ketika provinsi Papua, Kalimantan dan provinsi lainnya mau pengadaan durian itu bisa beli dari sini.
Jadi petani lokal kita ini bisa menjadi penangkar benih yang bisa bermanfaat secara finansial, tidak hanya buahnya tapi bijinya juga bisa dijual. Selama ini kita pengadaan durian dari Medan atau dari luar. Kalau kita sudah bisa maka uang akan berputar di Aceh, katanya.
Insya Allah untuk pemenang satu tahun ini juga kita upayakan, diusulkan agar mendapatkan varietas, ujarnya.
Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro ST dalam sambutannya mengatakan, Aceh Tenggara merupakan salah satu daerah yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Kita banyak memiliki pohon durian lokal dengan cita rasa yang khas, kualitas premium, aroma yang kuat, serta berpotensi bersaing dengan durian unggulan dari daerah lain.
Kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Aceh Tenggara ini merupakan anugrah yang harus kita jaga, lestarikan dan kembangkan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara Riskan SP MM selaku Ketua panitia pelaksana Kontes Durian melaporkan, Kontes Durian Lokal ke 2 Tingkat Kabupaten Aceh Tenggara tersebut diikuti sebanyak 135 peserta dari 14 kecamatan. Memperebutkan hadiah sebesar Rp. 50 juta dan menghadirkan juri tingkat nasional dan internasional dari Malaysia, tutup Riskan.
Berikut pemenang Kontes Durian Lokal ke 2 Tingkat Kabupaten Aceh Tenggara, Juara I diraih oleh Ahmad Sukri Selian, juara II diraih oleh Kamidi dan juara III diraih oleh Sulaiman dengan nomor peserta 129 B.
Sementara Juara Harapan I diraih oleh M Yusuf, harapan II diraih oleh Sulaiman dengan nomor peserta 129 A dan juara harapan III disabet oleh Ijam Mahendra. Sedangkan untuk juara Favorit I diraih oleh Jipriadi, juara Favorit II diraih oleh Jamin dan juara favorit III disabet oleh Jani Anuar. Seluruh pemenang berhak mendapatkan piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan. (**)
Medan(harianSIB.com)Ahli Hukum Persaingan Usaha sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Dr Ningrum Natasy
Medan(harianSIB.com)PT PGN (Persero) Tbk hingga Senin (27/7/2026) belum memberikan penjelasan lanjutan terkait dugaan ledakan yang terjadi d
Medan(harianSIB.com)Kemacetan di Jalan Letda Sujono ke arah tol semakin parah. Bila menjelang petang hingga malam, macet semakin menjadi. Wa
Medan(harianSIB.com)Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) melalui Seksi Penerangan hukum kembali menggelar penyuluhan hukum pada Se
Medan(harianSIB.com)Tahun 2026 menjadi momen penuh syukur dan kebanggaan bagi keluarga almarhum Drs Eddy M Bukit (mantan wartawan SIB) dan D
Karo(harianSIB.com)Anggota DPR RI Komisi II, Bob Andika Mamana Sitepu menghadiri peringatan 30 tahun peristiwa kelam Kudatuli yang diselengg
Medan(harianSIB.com)DPD PDI Perjuangan Sumut memperingati 30 tahun Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli), untuk mengenang kembali tra
Rantauprapat(harianSIB.com)Suasana haru mewarnai apel pagi aparatur sipil negara jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di Lapangan Balai
Pancurbatu(harianSIB.com)Lapas Kelas IIA Pancurbatu menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Dharmawangsa melalui penandatanganan Pe
Labuhanbatu(harianSIB.com)Tim Unit Reskrim Polsek Aeknatas, Polres Labuhanbatu, menggagalkan peredaran narkoba di wilayahnya. Seorang pria y
Nias(harianSIB.com)Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Nias menyebabkan banjir setinggi lutut orang dewasa merendam Jalan Nasional
Tapteng(harianSIB.com)Warga Lingkungan Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) digegerkan dengan penemuan