Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

Pemkab Tapteng Usulkan Pengerjaan Sabodam Tukka Dilaksanakan 24 Jam

Rosianna Anugerah Hutabarat - Rabu, 29 Juli 2026 15:54 WIB
220 view
Pemkab Tapteng Usulkan Pengerjaan Sabodam Tukka Dilaksanakan 24 Jam
Foto: harianSIB.com / Rosianna Anugerah Hutabarat
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu bersama Kepala Koordinator Brigjen TNI Fadjar Tjahjono memimpin rakor Satgas PRR Sumut di Ruang Cendrawasih Pandan, Rabu (29/7/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) mengusulkan ke Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) agar pengerjaan saboram di wilayah Tukka dilaksanakan selama 24 jam nonstop.

Usulan ini dilontarkan menyusul bencana banjir yang terus berulang menghantam wilayah tersebut, padahal proses pemulihan pascabencana sebelumnya belum sepenuhnya tuntas.

Hal ini dicetuskan oleh Asisten 2 Bupati Basyri Nasution saat rapat koordinasi yang dilaksanakan Pemkab Tapteng bersama Satgas PRR di Ruangan Cendrawasih Pandan, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, percepatan ini dinilai sangat mendesak mengingat kerusakan yang terus dialami warga akibat meluapnya beberapa titik sungai serta membawa kembali sedimen lumpur hingga ke permukiman warga.

Baca Juga:
"Kalau boleh pengerjaan itu ditambah menjadi 24 jam dalam satu hari. Jadi kalau hanya siang hari dikerjakan, malam hari tidak dikerjakan, cuaca tidak dapat diprediksi," ucapnya.

Basyri berharap, agar pembangunan sabodam menjadi prioritas utama dibandingkan proyek pekerjaan lainnya.

Sementara itu, Kepala Posko Data Satgas PRR, Kolonel Tamimi Hendra Kesuma mengapresiasi usulan yang disampaikan oleh Pemkab Tapteng, serta menyampaikan akan menindaklanjutinya ke Kementerian PU.

"Kami minta dari Satgas ini, yang pertama informasi update ini, itu yang kita harapkan, karena saya mau tahu strateginya apa," paparnya.

Sebelumnya, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu mengimbau agar jajaran pimpinan OPD segera menyusun rekapitulasi perencanaan anggaran pemulihan pascabencana secara akurat dan terperinci.

Namun, ia juga mewanti-wanti dengan tegas agar seluruh jajaran tidak melakukan penyimpangan atau kecurangan terkait penggunaan anggaran penanggulangan dan pemulihan pascabencana.

"Barapa miliar pun akan saya pertanggungjawabkan, sepanjang tidak ada unsur mansrea (niat jahat) yang merugikan keuangan negara," tegas Bupati Masinton.

Rakor ini dihadiri oleh unsur pimpinan OPD, BNPB, Danrem 023 KS, Dandim 0211 TT dan Camat. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Panggil Pria Berinisial FD Terkait Dugaan Suap Bupati Remigo Berutu
Sahat Banurea Ditunjuk Sebagai Pelaksana Harian Bupati Pakpak Bharat
KPK Periksa Ketua DPRD Labuhanbatu soal Suap ke Bupati Pangonal
Poldasu Periksa Penyidik Kasus Istri Bupati Pakpak Bharat
Poldasu Hentikan Kasus Istri Bupati Pakpak Bharat
DPRDSU Apresiasi KPK Tangkap Bupati Pakpak Bharat
komentar
beritaTerbaru