Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 19 Agustus 2026

Dua Hari Hilang Terseret Arus, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Sigagak

Andomaraja Paga Sitio - Rabu, 19 Agustus 2026 15:28 WIB
133 view
Dua Hari Hilang Terseret Arus, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Sigagak
Foto: Dok/Ando
Petugas saat mengevakuasi jasad korban dari aliran sungai di bawah jembatan Sigagak Kecamatan Tapian Dolok, Rabu (19/8/2026).

Pematangsiantar(harianSIB.com)

Kabar duka menyelimuti keluarga Rianto Sitanggang. Setelah dua hari hilang hanyut terseret arus sungai di kawasan Tanjung Pinggir, Khoir Hidayah Sitanggang (8) akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Rabu (19/8/2026) siang.

Jasad korban menyangkut di ranting kayu tepatnya tak jauh di bawah Jembatan Sigagak, perbatasan Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.

Penemuan ini berakhir masa pencarian yang tegang dan penuh kecemasan sejak insiden terjadi pada Senin (17/8/2026) sore.

Saat itu, Khoir yang merupakan warga Lingkungan VI, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun, hanyut terbawa arus sungai di kawasan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Pematangsiantar, kepolisian, TNI, dibantu warga, terus melakukan penyisiran selama dua hari penuh.

Penemuan jasad korban bermula dari seorang warga, Boru Pasaribu yang merupakan ibu rumah tangga asal Sinaksak yang datang ke lokasi, karena mendengar kabar akan ada tim penyelamat dari Danau Toba. Saat tiba di Jembatan Sigagak, anaknya mencium bau tak sedap.

"Anak saya waktu itu bilang, kayak ada yang bauk," ujar Boru Pasaribu kepada jurnalis harianSIB.com di ruang jenazah forensik RSUD Djasamen Saragih, Rabu (19/8/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Suasana saat jasad korban tiba di ruang jenazah forensik RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar, Rabu (19/8/2026). (Foto: harianSIB.com/Andomaraja Sitio)

Bersama warga lain yang sedang bertanya di lokasi, mereka kemudian menuruni jembatan untuk memastikan. Di bawahnya, tepatnya di antara bebatuan dan ranting kayu, terbaring jasad Khoir yang sudah menyangkut.

"Setelah mereka turun ternyata benar, jasad korban nyangkut di ranting kayu samping bebatuan," jelas Boru Pasaribu.

Ia segera meluncur naik sepeda motor memberitahu keluarga korban di kawasan Tanjung Pinggir. Tak lama kemudian, petugas turun ke lokasi dan mengevakuasi jasad menuju ruang jenazah forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk proses lebih lanjut.

Keluarga yang selama ini menahan cemas kini harus menerima kenyataan pahit. Kehilangan sang buah hati menjadi luka mendalam yang tak tergantikan.

Sementara itu, Kapolsek Siantar Martoba IPTU Edy J Manalu saat dikonfirmasi via whatsApp, Rabu (19/8/2026) siang sekitar pukul 14.45 WIB, mengatakan jasad anak telah ditemukan." Sudah ditemukan dan jasad korban telah kita serahkan kepada pihak keluarga," ujar Edy. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru