Edarkan Sabu di Rantauprapat, Warga Kampar Ditangkap Satresnarkoba Polres Labuhanbatu
Rantauprapat(harianSIB.com)Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu menangkap seorang pria berinisial MA alias Ari (32)
Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman meninjau operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Senin (21/9/2026).
Kedatangan Dudung Abdurachman beserta rombongan disambut Bupati Sergai H Darma Wijaya bersama unsur Forkopimda, serta jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sergai.
Dalam kunjungan tersebut, Dudung melihat langsung proses belajar mengajar, fasilitas sekolah, sekaligus berdialog dengan para siswa dan tenaga pendidik. Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak minder dengan kondisi masa lalu dan terus berjuang meraih cita-cita.
Dudung mengatakan, kunjungannya bertujuan memastikan pelaksanaan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Baca Juga:"Saya datang untuk melihat sejauh mana operasional Sekolah Rakyat di Serdangbedagai ini berjalan. Apakah operasionalnya sudah berjalan dengan baik, sesuai dengan laporan yang kami terima dari kepala sekolah," ujar Dudung.
Ia menyebut, pemerintah menargetkan pembangunan 590 Sekolah Rakyat hingga 2029. Saat ini, sebutnya, telah terdapat 93 Sekolah Rakyat permanen dan 66 lokasi yang masuk dalam usulan pembangunan.
Pemerintah menargetkan pembangunan dilakukan secara bertahap setiap tahun.
Dudung juga menyoroti fasilitas yang diberikan kepada para siswa Sekolah Rakyat. Mulai dari pendidikan, makanan, seragam hingga berbagai kebutuhan siswa ditanggung pemerintah.
"Fasilitas yang diberikan di Sekolah Rakyat ini sangat luar biasa. Anak-anak mendapatkan pendidikan, makanan, seragam, dan fasilitas lainnya secara gratis. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah agar anak-anak memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan meraih masa depan," katanya.
Dudung juga menceritakan pengalaman masa kecilnya yang penuh keterbatasan. Ia mengatakan, kondisi sulit yang pernah dialaminya justru menjadi salah satu pemicu dirinya untuk terus berjuang hingga akhirnya dapat mencapai berbagai jenjang pengabdian.
"Dulu saya juga mengalami keprihatinan. Saya umur 11 tahun, orangtua saya sudah meninggal. Orangtua saya hanya PNS. Saya berjualan koran, kue, es, dan berbagai pekerjaan lainnya. Keprihatinan itu menjadi modal bagi saya untuk bangkit. Karena itu, saya ingin anak-anak di Sekolah Rakyat ini juga menjadikan kesempatan yang diberikan pemerintah sebagai jalan untuk meraih masa depan," tuturnya.
Ia menegaskan, Presiden tidak menginginkan rakyat mengalami kesulitan dan kekurangan, khususnya dalam mendapatkan pendidikan. Sekolah Rakyat ini diharapkan melahirkan anak-anak yang cerdas, memiliki mental kuat, dan mampu menghadapi masa depan.
Sementara itu, Bupati Sergai H Darma Wijaya menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Sergai terhadap program Sekolah Rakyat yang merupakan bagian dari program prioritas pemerintah pusat.
Menurut Darma Wijaya, Pemkab Sergai siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat agar pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sergai dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Sergai sangat mendukung program Sekolah Rakyat ini. Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat agar program ini berjalan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kita, khususnya mereka yang membutuhkan akses pendidikan dan fasilitas yang lebih baik," ujar Darma Wijaya.
Ia juga menyampaikan bahwa Sergai memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Dengan luas lahan sawit, padi dan ubi kayu yang mencapai sekitar 30 ribu hektare, Sergai menjadi salah satu daerah penyangga ekonomi di Sumatera Utara.
"Alhamdulillah, Sergai selama dua tahun berturut-turut menjadi yang terbaik di Sumatera Utara dalam beberapa indikator sektor pertanian. Pertumbuhan ekonomi kita juga mencapai sekitar 5,96 persen. Ini tentu tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah," katanya.
Darma Wijaya menegaskan, capaian tersebut harus terus dipertahankan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Karena itu, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi sangat penting. Kita ingin anak-anak Sergai mendapatkan pendidikan yang layak, memiliki mental yang kuat, cerdas dan nantinya mampu menjadi generasi penerus yang membawa Sergai semakin maju," ucapnya.
Terkait adanya sejumlah siswa yang kembali kepada orang tuanya, Darma Wijaya mengatakan pemerintah daerah bersama pihak sekolah terus melakukan pendekatan dan pembinaan agar anak-anak tersebut dapat kembali mengikuti pendidikan.
"Memang ada sekitar 30 anak yang kembali kepada orang tuanya. Namun kita tidak tinggal diam, akan terus dilakukan pendekatan dan komunikasi dengan orang tua agar anak-anak tersebut bisa kembali dan melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat," jelasnya.
Kepala Sekolah Rakyat, Edy Selamat Ritonga melaporkan bahwa proses operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sergai sejauh ini berjalan tertib dan lancar.
Saat ini, jumlah peserta didik mencapai 300 orang terdiri dari 25 siswa tingkat SD, 106 siswa tingkat SMP, dan 169 siswa SMA. Dari total tersebut, 135 merupakan siswa laki-laki, dan 165 siswa perempuan, dengan dukungan 96 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Selain itu, terdapat wali asuh, tenaga administrasi, petugas keamanan, petugas kebersihan, dan juru masak.
"Seluruh peserta didik, jenjang SD, SMP, dan SMA juga telah mengikuti cek kesehatan gratis," jelasnya. (*)
Rantauprapat(harianSIB.com)Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu menangkap seorang pria berinisial MA alias Ari (32)
Jakarta(harianSIB.com)Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi tiga jenazah korban Virgo Transport 8 dari dalam badan kapal yang tenggelam di p
Humbahas(harianSIB.com)Awal Oktober 2026 ini, pembangunan hunian tetap sebanyak 47 unit di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pascabenc
Aekkanopan(harianSIB.com)Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), masih terus melakukan penggalangan dana untuk d
Belawan(harianSIB.com)Seorang pria, MR (38) ditangkap Tim URC Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan, Selasa (22/9/2026), dengan sangkan sebaga
Tapsel(harianSIB.com)Puluhan siswa sekolah binaan PT Agincourt Resources (PTAR) berkumpul dalam Jambore Berdaya Sekolah Adiwiyata, yang dise
Rantauprapat(harianSIB.com)Sebanyak 36 warga binaan beragama Kristen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat mengikuti Prog
Medan(harianSIB.com)Seorang warga Dusun III, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Eriska Wati alias Riska,
Medan(harianSIB.com)Benny Tomasoa, menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum Asprov PSSI Sumatera Utara. Keinginanny
Medan(harianSIB.com)Kajati Sumut Muhibuddin diwakili Asisten Pemulihan Aset (Aspema) Kejati Sumut Dr Muhamad Ilham Samuda, menyelenggarakan
Pulaurakyat(harianSIB.com)Lahan seluas 0,5 hektare di batas Desa Seipiring dengan Desa Mekarsari di Kecamatan Pulaurakyat, Kabupaten Asahan
Jakarta(harianSIB.com)Pemerintah Dubai menetapkan masa berkabung selama 10 hari setelah Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum, adik Penguasa Du