Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 29 September 2026

Jembatan Rambing di Borotan Terputus, Siswa Digendong Seberangi Sungai

Rosianna Anugerah Hutabarat - Selasa, 29 September 2026 15:17 WIB
237 view
Jembatan Rambing di Borotan Terputus, Siswa Digendong Seberangi Sungai
Foto: harianSIB.com / Rosianna Anugerah Hutabarat
Siswa digendong saat menyebrangi sungai Siaili akibat jembatan rambing Dusun Borotan, Tukka, Tapteng, terputus, Selasa (29/9/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Banjir susulan yang melanda pada Sabtu (26/9/2026) telah merobohkan Jembatan Rambing di Dusun Borotan, Kelurahan Bonalumban, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengakibatkan akses penghubung warga terputus total.

Tanpa jembatan, puluhan siswa yang hendak bersekolah terhalang sungai yang berarus. Mereka terpaksa harus melepaskan sepatu, menggulung sebagian celana agar dapat melewati sungai Siaili tetap bisa mengikuti pembelajaran.

Melihat kesulitan siswa, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapteng, berinisiatif menggendong para siswa agar tidak basah saat menyebrangi sungai.

Baca Juga:
"Perahu dibuat terlalu dangkal, jadi kami buat dengan cara menggendong," ucap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapteng, Erianto Tambunan, di Tukka, Selasa (29/9/2026).

Sabar Tambunan (44), warga setempat, mengungkapkan, bahwa menyebrangi sungai merupakan cara satu-satunya menaklukkan akses utama yang menghubungkan Dusun Borotan menuju jalan Kelurahan Bonalumban.

Sebelumnya, sekira 65 rumah dengan ratusan warga yang berdiam di sana sepenuhnya bergantung pada jembatan penyeberangan yang telah roboh tersebut.

Jembatan Rambing yang menjadi akses penghubung itu pun putus dihantam terjangan air setinggi 3 meter membawa material sedimen banjir.

"Sebelumnya akses lain ada, ada dulu jembatan tapi sudah rusak belum diperbaiki sudah setahun lamanya," sebutnya.

Warga mendesak pemerintah segera membangunkan jembatan darurat mengingat aktivitas warga sehari-hari mulai dari bekerja, anak bersekolah, mendapat fasilitas kesehatan terasa lebih sulit.

"Kalau bisa dipercepatlah karena akses lorong tiga dan lorong empat menjadi susah," pintanya. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT Raya Padang Langkat Gerak Cepat Perbaiki Jembatan Ambruk di Sei Musam
Polres Tanjungbalai Resmikan Jembatan Merah Putih di Selat Lancang
Anak-Anak Sekolah Dasar di Simalingkar Harus Menyeberangi Sungai ke Sekolah, Yayasan Lansia Merdeka Indonesia Hadir Bangun Jembatan
Pembangunan Jembatan Penghubung Desa Sukarame dengan Aek Kanopan Timur Berbiaya Rp 631 Juta Lebih Mulai Dikerjakan
Hujan Deras Picu Longsor di Tepi Sungai Sohoya Bawolato, Jembatan Tagaule Terancam Ambruk
Kapolres Simalungun Resmikan Jembatan Kolam Merah Putih di Naga Dolok
komentar
beritaTerbaru