Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 06 Oktober 2026

Januari-September 2026, 45 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Labuhanbatu

Efran Simanjuntak - Senin, 05 Oktober 2026 19:13 WIB
566 view
Januari-September 2026, 45 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Labuhanbatu
Foto: Dok/ Diskominfo
KASUS KEKERASAN ANAK: Pj Sekda Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan mengungkap 45 kasus kekerasan terhadap anak, saat memimpin apel gabungan ASN Pemkab Labuhanbatu, di Lapangan BKPP, komplek Kantor Bupati, Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat, Senin (5/10/2026).

Rantauprapat(harianSIB.com)

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mencatat sebanyak 45 kasus kekerasan terhadap anak terjadi sepanjang Januari hingga September 2026.

Data tersebut tercatat dalam Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA).

Bupati Labuhanbatu dr Maya Hasmita SpOG MKM melalui Pj Sekda Abdi Jaya Pohan SH MH menyampaikan, dari 45 kasus tersebut, 16 kasus merupakan kekerasan seksual terhadap anak.

Kemudian 11 kekerasan psikis, 9 kekerasan fisik, 6 kasus kekerasan lainnya dan 3 kasus eksploitasi anak.

Baca Juga:
Data tersebut disampaikan Abdi Jaya Pohan saat memimpin Apel Gabungan Kelompok I lingkungan Pemkab Labuhanbatu, di Lapangan BKPP Labuhanbatu, komplek Kantor Bupati, Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat, Senin (5/10/2026).

Pj Sekda mengingatkan bahwa angka tersebut baru merupakan sebagian kecil dari kasus-kasus yang terjadi.

"Mungkin masih banyak kasus kekerasan terhadap anak yang belum dilaporkan masyarakat. Oleh karena itu, perlindungan anak harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah, keluarga, sekolah, maupun lingkungan sekitar," sebut Abdi Pohan.

Abdi Pohan menegaskan bahwa dampak kekerasan tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi mental dan masa depan anak.

Ia juga menyoroti ancaman di era digital, seperti perundungan siber (cyberbullying) dan eksploitasi anak secara daring. Untuk itu, masyarakat diajak menjadikan rumah sebagai tempat yang aman dan nyaman, lebih peka terhadap lingkungan serta mendampingi anak saat beraktivitas di dunia digital.

"Terkait bullying di sekolah yang kerap dianggap sebagai candaan, saya meminta pihak sekolah dan Dinas Pendidikan bertindak cepat dan tegas. Koordinasi antarpemangku kepentingan juga perlu diperkuat agar kasus kekerasan tidak terus berulang," sebut Abdi yang juga Kadis Pendidikan Labuhanbatu.

Selain membahas perlindungan anak, apel gabungan tersebut juga menjadi momentum memperkuat disiplin, jiwa korsa dan etos kerja ASN. Pj Sekda mengajak seluruh pegawai agar meningkatkan kinerja menyambut Hari Jadi ke-81 Kabupaten Labuhanbatu dengan semangat kebersamaan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polres Labuhanbatu Semarakkan HUT TNI di Rantauprapat, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Pemenang Hasil Seleksi Terbuka JPTP Pemkab Labusel 2026 Masih Menunggu BKN
Puluhan Tahun Tak Dibangun, Jalan Toba-Labura "Dimuluskan" Gubernur Berbiaya Rp91,8 M
Polres Labuhanbatu Patroli KRYD Jaga Kamtibmas Kondusif
Safari di Aeknatas Labura, Kapolres Labuhanbatu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Karyawan RS Tiga Bersaudara Kampung Pajak Ditangkap Terkait Dugaan Curat Rp13,3 Juta di Labura
komentar
beritaTerbaru