Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 14 Juni 2026

Tindaklanjuti Danau Toba Sebagai Monaco Asia, Deputi Kementerian Kemaritiman dan Sumber Daya Kunjungi Tobasa

- Sabtu, 19 September 2015 14:55 WIB
462 view
 Tindaklanjuti Danau Toba Sebagai Monaco Asia, Deputi Kementerian Kemaritiman dan Sumber Daya  Kunjungi  Tobasa
Tobasa (SIB)- Sebagai tindak lanjut   pernyataan Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menjadikan kawasan Danau Toba sebagai “ Monaconya Asia”, Deputi Bidang Infrastruktur  Kementerian Kemaritiman dan Sumber daya  Ridwan Jamaluddin bersama 2 asisten Deputi  Rahmad Hidayat dan Rusdi Rahim serta staf khusus Kemenko Kemaritiman  dan Sumber Daya Edi Mulyadi, mengunjungi Tobasa, Kamis (17/9).

Kedatangan rombongan  disambut Plh Bupati Toba Samosir Audy Murphy Sitorus, Ketua DPRD Tobasa Boike Pasaribu, anggota DPRD Tobasa, tokoh adat dan tokoh masyarakat Tobasa, para pimpinan SKPD.

Rombongan ini terlebih dahulu meninjau lokasi Bandara  Sibisa Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir. Selanjutnya meninjau bandar udara Silangit, lokasi wisata TB Center, daerah pinggiran Pantai Danau Toba yang ada di Kabupaten hasil pemekaran daerah tingkat II Tapanuli Utara ini.

Deputi Infrastruktur Kemenko  Kemaritiman Dan Sumber Daya  Ridwan Jamaluddin mengatakan, kehadiran rombongan dari Kemenko Kemaritiman dan sumber daya  dalam rangka melaksanakan tugas. “Dimana Menko Kemaritiman dan sumber daya dalam masa jabatan beliau yang masih kurang lebih 5- 6 minggu sejak dilantik, sudah 3 kali menyebutkan prioritas parawisata dalam 3 kali rakor dan 3 kali pula menyebutkan Danau Toba sebagai prioritas,“ terang Ridwan seraya menyebutkan itulah mungkin “oleh-oleh” pertama yang dibawa.

“Artinya, ketika Menko Kemaritiman dan Sumber Daya menegaskan sebagai prioritas, tugas kami adalah mendukungnya dan melaksanakannya. Kami kemari khususnya untuk menyiapkan dukungan infrastruktur dalam rangka parawisata itu tadi. Sudah berapa kali kita mendengarkan Menko Kemaritiman dan Sumber Daya, menegaskan Danau Toba akan dijadikan sebagai Monaco Asia. Di mana Monaco itu sangat indah. Monaco daerah  balap motor yang hebat. Monaco adalah daerah tujuan wisata yang sangat terkenal. Sehingga nanti cita-citanya kurang lebih ingin menjadikan Danau Toba ini sebagai lokasi wisata kelas dunia,“ urai Ridwan.

Diakui Ridwan, untuk itu  dari Kementerian Kemaritiman dan sumber daya, sengaja  terbang dari Jakarta ke Kuala Namu dan sengaja menempuh jalur darat menuju lokasi wisata itu. Di jalan tertahan di daerah sebelum Tebing Tinggi dari arah Medan- Balige kurang lebih satu setengah jam. Rombongan tertahan di sana tanpa alasan jelas dan baru sampai di hotel di Danau Toba pukul 3 pagi.

“ Itulah salah satu hal yang kami lakukan, bagaimana sebenarnya sulitnya turis yang sekarang datang ke Danau Toba ini,“ paparnya.

Dikatakannya lagi, Menko selalu menyebutkan, kita harus mengembangkan  Bandara guna mendukung keparawisataan tadi. Kalau kita lewat darat, kita butuh 5 jam. Dan kalau siang hari, saya kira bisa sampai 8 jam.

“Ketika ada gagasan untuk mengembangkan Bandara yang diangkat Menko, itulah yang kita lakukan sekarang. Tadi kita meninjau Bandara Sibisa yang menurut para tokoh masyarakat dan sejumlah pimpinan SKPD, sudah dikembangkan sejak  tahun 1977. tetapi belum maksimal dan efektif pemanfaatannya. Sehingga itu, akan kami kaji lebih jauh,“ sebut Ridwan.

“Semua ini akan terlaksana, jika kita kawal pelaksanaannya.  Proses tidak mudah dan saya tidak  mau sendiri. Mari kita bersama-sama. Peran Pemerintah Daerah sangat diperlukan dalam hal ini.  Oleh karenanya  Minggu depan kita akan melakukan rapat di Jakarta untuk menindak lanjuti hasil kunjungan ini. Pelaksanaan rapat ini lebih cepat lebih baik,” ujarnya.

“Program ini menjadi 1 dari 7 kawasan prioritas wisata nasional dan ini sudah diputuskan dalam Rakor. Dan kita harus bergerak cepat dan tidak beoleh berlama-lama serta harus segera ditindak lanjuti dalam waktu yang singkat. Sudah ada waktu yang ditentukan, pada minggu kedua Oktober, kita sudah harus mengajukan anggaran yang terpadu. Kita harus bekerja keras, sehingga hal ini terwujud,“ imbuhnya.

Sementara Plh Bupati Tobasa dan Ketua DPRD Tobasa menyambut baik langkah cepat yang dilakukan Kemenko Kemaritiman Dan Sumber Daya RI dalam menjadikan Danau Toba sebagai Monaconya Asia sebagaimana disampaikan Kemenko kemaritiman Dan Sumber Daya Rizal Ramli.

“Kami sebagai pemerintah kabupaten, secepatnya akan menyampikan program guna mendukung pelaksanaan  dimaksud khususnya dalam rapat bersama yang akan kita laksanakan di Jakarta,“ sebut Plh Bupati Toba Samosir dan Ketua DPRD Tobasa. (F01/ r)






SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru